Dukung KPU Lawan Upaya Delegitimasi, PPP: Itu Tindakan Keji dan Zalim

124
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Anggota Komisi II DPR F-PPP, Achmad Baidowi, mendukung KPU melawan segala upaya delegitimasi terhadap lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Dugaan adanya upaya untuk mendelegitimasi KPU merupakan tindakan keji dan zalim sehingga harus dilawan,” kata Baidowi, Kamis (10/1/2019).

Ia meminta polisi menindak tegas pelaku yang mengusahakan delegitimasi terhadap KPU. Beberapa contoh upaya delegitimasi ini, menurut Baidowi belakangan tampak jelas. Baidowi mencontohkan isu hoax surat suara tercoblos.

“Dugaan untuk mendelegitimasi KPU tersebut semakin kuat ketika ada pihak-pihak yang berupaya menyudutkan dan menyerang KPU secara tidak proporsional,” ujar Baidowi.

“Bahkan maraknya info hoax pemilu seperti yang terbaru terkait informasi 7 kontainer surat suara tercoblos nyata-nyata telah membuat gaduh jagat politik. Apalagi pelakunya ternyata terindikasi terafiliasi kepada salah satu kelompok,” imbuh dia.

Menurutnya, bahkan serangan kepada KPU ini tak lagi hanya secara institusi. Ia menilai, saat ini para komisioner KPU ikut diseret-seret dalam isu delegitimasi ini.

“Serangan kepada KPU sudah melampaui batas karena tidak lagi kepada institusi melainkan kepada pribadi-pribadi komisioner. Terbaru ketua KPU Arief Budiman secara personal menjadi sasaran hoax dan pencemaran nama baik,” kata dia.

Karena itu, ia mendukung andai KPU mau membawa kasus ini ke ranah hukum. Apalagi, kata Baidowi, jika para komisioner KPU merasa dirugikan secara personal oleh isu-isu tersebut.

“Kami mendukung langkah KPU yang membawa kasus ini ke ranah hukum, termasuk pula jika ada anggota KPU secara personal membawa persoalan ini ke ranah hukum apabila yang bersangkutan merasa dirugikan,” pungkasnya. (Sk)