Fraksi PPP: Menyikapi Destinasi Wisata Pasca Erupsi Gunung Agung

118

PPP.OR.ID – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI Reni Marlinawati meminta, agar pemerintah mengalihkan destinasi wisata Indonesia selain Bali. Upaya itu dilakukan sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung yang dapat menurunkan wisatawan ke Indonesia.

“Pemerintah harus membuat terobosan atas imbas erupsinya Gunung Agung ini agar tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan mancangera ke Indonesia. Pemerintah dapat mengalihkan kunjungan wisman ke destinasi selain Bali,” paparnya saat ditemui ppp.or.id, di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Menurut Reni Marlinawati, meletusnya Gunung Agung di Bali telah menganganggu dunia pariwisata khususnya di Bali. Sejumlah penerbangan domestik dan internasional gagal terbang ke Bali sehingga dipastikan akan menganggu pariwisata di Tanah Air.

“Bali sebagai destinasi paling favorit bagi turis mancanegara dan domestik jelas akan menganggu pendapatan negara dari sektor pariwisata,” ungkap anggota Komisi X DPR itu.

Berpatokan pada data Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pada kurun Januari-Juli 2017 jumlah wisatawan yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar sebanyak 3.379.287 orang, ini mengalami kenaikan sebesar 24,46 persen dibanding periode di tahun sebelumnya. Capaian ini, dikatakan Reni dipastikan akan terganggu dengan erupsi Gunung Agung.

Reni Marlinawati juga berharap, dampak erupsi di Gunung Agung dapat segera berakhir, agar sektor pariwisata di Bali dapat pulih kembali.

“Apalagi tidak lama lagi kita akan memasuki masa libur panjang natal dan tahun baru yang menjadi momentum banyaknya wisatawan mancanegara maupun domestik,” pungkas Wakil Ketua Umum PPP tersebut.

Adapun sejumlah alternatif tujuan destinasi selain Bali yakni dengan keberadaan 10 “Bali Baru” yang dikembangkan oleh pemerintahan Jokowi yakni Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo