Fraksi PPP: Selain Hobi, Lomba Renang Sandiaga-Susi Bentuk Lobi Tingkat Tinggi

162

PPP.OR.ID – Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maman Firmansyah mengungkapkan, dalam pandangan umum kami, kami menyoroti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022 yang disampaikan oleh Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, terkait dengan pembahasan pengelolaan pesisir Jakarta.

Maman Firmansyah menyatakan, pihaknya menyoroti soal turunnya jumlah produksi ikan yang terjadi sejak tahun 2015.

“Dalam pandangan awam Fraksi PPP, penurunan produksi ikan yang tajam tersebut, kemungkinan besar disebabkan banyak faktor, antara lain kebijakan Kementerian Kelautan Perikanan yang melarang menggunaan cantrang sebagai alat penangkapan ikan,” ujar Maman, Senin (2/4/2018).

Senada dengan hal itu, Maman menambahkan, pihaknya mengapresiasi lomba di Festival Danau Sunter antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang renang melawan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang paddling.

Menurut beliau, dalam acara lomba tersebut, selain sebagai ajang pelampiasan hobi, juga lomba tersebut ada lobi soal pengelolaan pesisir Jakarta.

“Semoga lomba renang (Sandiaga-Susi) tersebut bukan hanya sekedar melampiaskan hobi, tetapi sebagai bentuk lobi tingkat tinggi dari gaya seorang wakil gubernur,” imbuh beliau.

Selain itu, Maman juga menyinggung terakit dengan pembatalan reklamasi yang jadi janji Anies-Sandi. Yangmana, dalam pembangunan reklamasi yang berlangsung selama ini, diduga turut menurunkan produksi ikan nelayan teluk Jakarta.

“Karena itu Fraksi PPP sangat mendukung pernyataan Gubernur yang tertuang dalam RPJMD ini, untuk menghentikan proyek pembangunan reklamasi sebagai bentuk pelaksanaan janji seorang pemimpin pada rakyatnya,” pungkas beliau. (Ch)