Fraksi PPP Sukseskan Sosialisai 4 Pilar di Jambi

24

PPP.OR.ID – Rangkaian kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dimulai Kamis (24/8) di Kota Jambi. Acara dibuka secara resmi oleh Anggota Komisi IX Fraksi PPP Zainut Tauhid Saadi, berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Jambi. Kamis (24/08/2017).

Zainut Tauhid dalam sambutannya menyampaikan, menjadikan PGRI sebagai sasaran sosialisasi Empat Pilar sangat strategis. Karena PGRI adalah tenaga pendidik yang nantinya bisa menularkan ilmu kepada anak didiknya, karena itu juga merupakan tugas pendidik.

Menurut Zainut Tauhid yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR, sudah menjadi kewajiiban pemerintah dalam hal ini MPR, memberikan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kepada guru, agar bisa menularkannya pada anak didiknya dan masyarakat. Selain itu yang tidak kalah penting agar mereka tidak terpengaruh oleh ideologi lain, ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti ideologi komunisme, liberalisme, dan isme yang lainnya.

Politisi partai PPP itu berharap, agar para peserta sosialisasi mau menularkan nilai-nilai yang mengandung filosofi dan perekat bangsa ini ke yang lain. Karena salah satu tujuan sosialisasi ini, menurut Zainut Tauhid, adalah untuk kembali  mengingatkan akan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai  bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat apresiasi dari Walikota Jambi Syarif Fasha. Menurutnya, sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada para guru ini memiliki peran strategis.

Melalui kegiatan sosialisi ini semoga dapat ditelurkan beberapa gagasan brilian dalam membangun bangsa kita tercinta, khususnya Kota Jambi, ungkapnya.

Walikota Jambi tersebut berharap pada kegaiatan ini bisa memperkuat nilai-nilai dan sendi dalam pancasila. Ia juga mengatakan bahwa negara Indonesia adalah negara demokrasi, negara yang berdasarkan keberagaman. Jadi jangan pernah memperdebatkan mengenai agama, suku, ras dan lainnya.

Tidak ada Indonesia kalau tidak ada Jawa, Batak, Melayu. Jadi kita hargai perbedaan itu, ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Jambi, Rifai mengatakan bahwa pada kegiatan ini terlibat 300 orang peserta didik mulai dari SD dan SMP se Kota Jambi.

Kami sengaja undang guru-guru IPS untuk ikuti acara ini, supaya lebih mengena, katanya.

Dikatakannya, memang saat ini nilai-nilai 4 pilar kebangsaan itu sudah mulai terkikis. Oleh karena itu, nantinya guru – guru ini bisa menyalurkan kembali kepada peserta didik.

Semoga tahun depan bisa berlanjut lagi, tutupnya. (oky)