Fraksi PPP: Waspada Skandal Data Medsos di Pemilu 2019

78

PPP.OR.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengungkapkan, pihakya menghimbau agar mewaspadai terkait dengan skandal penyalahgunaan data pengguna media sosial (medsos) yang baru-baru ini terungkap. Sebab, sangat mungkin menyasar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Indonesia.

Achmad Baidowi juga meminta kepada semua pihak, agar serius mengantisipasinya. Dikarenakan, pengguna Facebook maupun akun medos lain rentan disalahgunakan untuk memanipulasi calon pemilih, dan pihak yang memiliki rekam data profil pemilik akun dapat mengelola informasi apa saja yang bisa diterima akun tersebut.

“Perlu koordinasi yang baik antara Kemenkominfo, KPU, dan Bawaslu dalam mengantisipasi masalah ini,” ungkap beliau.

Senada dengan itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP tersebut juga mengungkapkan, pihak yang menggunakan medsos menjadi sasaran empuk lapis pemilih untuk di manipulasi melalui medsos. Terlebih, sebagian besar pengguna medsos di Indonesia belum terbiasa diskursus dengan data verifikatif. Sebab itu, mereka sangat mungkin mudah terpapar terpaan informasi politik yang dipolakan pihak tertentu (intended communication).

Selain itu, lanjut beliau, polarisasi di tengah masyarakat yang sangat tajam sejak 2014 membuat penguasaan data pengguna medsos menjadi faktor yang sangat menetukan dalam pertarungan opini.

“Terutama untuk diseminasi informasi, propaganda, dan publisitas,” tegas beliau.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama DPR dan Facebook mengaharpakn, agar pihak Facebook dapat memberikan fitur keamanan yang lebih kuat untuk mencegah hal serupa terjadi pada Pilakda 2018 dan Pemilu 2019 mendatang. (Ch)