Hari AIDS Dunia, PPP: Harus Lakukan Langkah Preventif pada Kelompok Beresiko Tinggi

47
PPP
Foto : Istimewa

http://PPP.OR,.ID , NTB – Wakil Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP, Ermalena menyebut saat ini penyebaran penyakit HIV AIDS cukup besar di Indonesia. Setidaknya ada 620 ribu orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Indonesia.

Ia meminta semua pihak, khususnya pemerintah memberikan perhatian khusus pada kelompok masyarakat yang beresiko tinggi agar tidak tertular penyakit mematikan ini. Bahkan banyak orang yang sebelumnya merasa aman dari HIV AIDS kini malah beresiko tinggi, seperti ibu rumah tangga karena disebabkan suami mereka yang melakukan seks tidak aman dengan pasangan tidak resmi.

“Jumlah penderita HIV AIDS mencapai 620.000 orang di Indonesia. Sebagian besar mereka berasal dari kelompok homoseksual dan transgender. Ini tentu memprihatinkan kita dan sebagian besar berada di Jakarta,” kata Ermalena.

Penularan HIV AIDS ini menurut Ermalena seperti sebuah fenomena gunung es. Penyakit seakan menyebar tanpa terkendali dan bisa menyerang semua orang. Makanya, Ermalena meminta semua pihak, khususnya pemerintah melakukan langkah prefentif dan promotif. seperti rajin memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat agar terhindar dari HIV AIDS.

“Untuk pemerintah perlu memberikan perhatian khusus, preventif dan promotif menjadi sangat penting kepada kelompok yang beresiko tinggi agar tidak tertular,” tambah legislator dari Daerah Pemilihan NTB ini.

Ermalena prihatin, adanya pihak yang sebelumnya yakin terhindar dari penyakit ini, malah tanpa sadar tertular. Padahal mereka telah melakukan seks yang aman. Seperti para ibu rumah tangga yang tertular dari pasangan hidupnya.

“Ada juga ibu rumah tangga yang tertular sementara merasa sudah melakukan seks aman, tapi juga terjangkit,” jelas Ermalena.

Ia masyarakat untuk tidak mengucilkan ODHA. Karena penyakit ini tidak menular dari interaksi dengan mereka. Namun penularannya melalui pengunaan jarum suntuk bersama-sama dan hubungan seksual yang beresiko.(rel/SK)