Ini Kata Gus Rommy Soal Pidato “Tampang Boyolali”

113
PPP
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Gus Rommy menanggapi komentar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan penyebutan istilah “tampang Boyolali”. Istilah itu muncul dalam pidato Prabowo saat peresmian kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10) lalu.Menurut Gus Rommy, itu sifatnya spontan yang terlintas di kepala Prabowo.

“Apa yang dikatakan Prabowo sifatnya candaan dan spontan. Tapi candaan rasionalis,”ujar Gus Rommy kepada awak media di warung kopi Sija, Jalan Boulevard, Makassar, Kamis siang 8 November 2018.

Menurutnya, Prabowo dilahirkan dari keluarga berada. Sejak kecil hidupnya di luar negeri. “Apa yang disampaikan ekspresi dimana masyarakat berkelas-kelas. Boyolali, kan kelas menengah kebawah,”katanya.

Namun Gus Rommy menyayangkan jika ada seorang pemimpin melakukan pemetaan. Jadinya bangsa ini bisa terkoyak-koyak.

“Ada kelas ekonomi seperti di pedesaan. Itu membahayakan karena menjadi keberpihakan kedepannya,” ucapnya.

Gus Rommy melanjutkan, dirinya sendiri punya pengalaman pribadi dengan Prabowo saat pilpres 2014 lalu. Dimana hasil survei menyebutkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa unggul dikalangan intelektual. Sedangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla rakyat miskin.

“Toh, ternyata pasangan Jokowi-JK yang menang. Nah, di pilpres 2019 ini tak jauh berbeda dengan pilpres 2014 lalu. Dimana 49 persen pemilih kita berlatarbelakang rakyat miskin atau berlatarbelakang pendidikan SD,” pungkasnya. (Sk)