Ketum Instruksikan Kader PPP Raup Kembali Suara di Yogyakarta

108
PPP
Dok. PPP

PPP.OR.ID, Yogyakarta – Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Gus Rommy menginstruksikan kadernya yang maju dalam Pemilu Legislatif 2019 mendatang agar merebut kembali daerah-daerah di DIY yang pernah menjadi lumbung suara PPP.

“Menghadapi pemilu 2019, pertama kita pertahankan suara yang kita punya pada 2014 lalu. Kedua, mengambil kembali basis suara yang pernah kita punya, dan ketiga kita rebut suara pemilih pemula,” ujar Gus Rommy saat menghadiri agenda Santiaji Caleg PPP DIY di Sleman, Minggu (24/2/2019).

Santiaji Caleg PPP, menurut Gus Rommy menjadi upaya mengkampanyekan 01-10, yakni kampanye untuk kemenangan capres cawapres no urut 01 Jokowi-Maruf Amin, dan kemenangan untuk legislatif PPP yang di pemilu 2019 memiliki no urut 10.

Gus Rommy menyatakan optimismenya tetap bisa meraih target posisi tiga besar nasional di pemilu 2019, meski saat ini sempat beredar ajakan golput. Sejauh ini, Gus Rommy menilai ajakan golput itu tidak efektif. Ia berkaca pada pemilu 2014 yang ketika itu partisipasi pemilih total nasional sebanyak 75,2 persen, sedangkan golput saat itu sekitar 24,8 persen.

“Angka golput 2014 itu kan turun dibanding golput 2009 yang angka golputnya sekitar 30 an persen, artinya ajakan golput itu tidak akan efektif,” ujarnya.

Rommy meyakini golput tak efektif karena saat ini masyarakat dihadapkan pada pilpres yang hanya memberikan opsi dua kutub sehingga gairah partisipasi politiknya lebih tinggi.

“Karena selalu kalau dua kutub ini timbul rivalitas, secara politik itu dianggap bisa membelah masyarakat tapi satu sisi membuat golput tak efektif,” ujarnya. (sk)