Ketum PPP Ajak Masyarakat Tangkal Hoaks dengan Nilai-Nilai Kesopanan

59
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Perkembangan zaman yang semakin modern lambat laun menggerus budaya beretika. Salah satu hal kecil yang sering kita jumpai ialah kebohongan yang dimaklumkan sebagai bentuk serangan kepada kelompok lawan, kemudian disebarkan di dunia maya.

Masyarakat Indonesia saat ini perlu mengedepankan perilaku santun dan bermartabat, terlebih dalam menyambut dan berpartisipasi pada Pemilu 2019. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy.

Ketum PPP mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengembalikan jati diri bangsa dengan menangkal hoaks dan mengawal pemilihan presiden dan pemilihan legislatif dengan bermartabat.

“Hoaks dan fitnah merupakan hal yang luar biasa mengepung dunia maya. Di dunia nyata sulit berbohong, tapi justru di dunia nyata pula kebohongan bisa berlipat,” ujar cicit KH Wahab Chasbullah tersebut.

Pemilu bermartabat, menurut Gus Rommy bisa tercipta apabila masyarakat menjauhi hoaks itu sendiri.

Senada dengan Ketum PPP, Ketua MUI Jakarta Utara KH Ibnu Abidin menyampaikan pentingnya mempererat ukhuwah. Menurutnya, hoaks sebenarnya sesuatu yang sepele jika tali ukhuwah atau persaudaraan kuat.

“Apalagi hanya bicara tentang menolak, menghambat, menghadapi hoaks dan fitnah itu adalah sesuatu yang kecil sesungguhnya,” pungkas Abidin. (sk)