Ketum PPP: Koalisi Merah Hijau untuk Jawa Tengah

20

PPP.OR.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) inginkan terbentuknya koalisi “Bang-jo” kependekan dari Abang – Ijo (Merah -Hijau), pada Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. Koalisi merupakan representasi warna simbol dua partai yang dianggap paling ideal untuk memimpin Jateng kedepan.

“Polarisasi saat ini yang terjadi seperti banyak beredar di media sosial, kepemimpinan dipengaruhi primordialitas dan sektarian dari waktu ke waktu. Maka, akan lebih baik dan lebih adem bila Jateng ini dipimpin dalam kerangka koalisi “Bangjo”, ungkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy setelah mengisi kuliah umum, di Auditorium Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Selasa (22/08/2017).

Menurut Romahurmuziy yang juga Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Tengah, koalisi tersebut memberi jaminan situasi pemilihan gubernur tidak akan berlangsung memanas. Dia justru mengaku khawatir, apabila yang dicalonkan hanya berasal dari satu warna saja. Dua warna tersebut merujuk simbol Abang (merah) sebagai warnanya PDIP dan Ijo (hijau) merujuk pada simbol warna PPP.

Pilihan koalisi ini menurutnya cukup realistis. Pasalnya, Provinsi Jawa Tengah dari waktu ke waktu didominasi oleh partai beraliran nasionalis.

Ketum PPP Romahurmuziy menjelaskan, kerangka “Bang-jo” ini berarti PPP akan menjalin koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurut dia, PDIP merupakan partai terbesar di Jateng.

“PDIP yang lebih menentukan dan lebih mempunyai punya otoritas di dalam menetapkan siapa yang dicalonkan” jelasnya.

Terkait bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng, Romahurmuziy mengaku tetap mengedepankan kader partainya. Tetapi sampai saat ini belum ada satupun dari tujuh anggota DPR RI yang mewakili Jateng mendaftarkan diri sebagai bakal calon.

Justru bakal calon yang sudah mendaftarkan diri berasal dari kader di daerah dan DPD RI yang mewakili Jateng.

“Untuk Pilgub Jateng target kami menempatkan kader untuk duduk di Jateng 1 atau 2,” cetus Ketum PPP. (oky)