Ketum PPP Minta Kyai Kampung Berada di Garda Terdepan Berantas Hoax

71
PPP
Dok. PPP

PPP.OR.ID , Jawa Timur – Saat ini banyak dakwah yang disampaikan dengan tidak lemah lembut. Padahal nabi Muhammad Saw. dalam dakwahnya selalu menyampaikan kelembutan dan tidak dengan kekerasan, termasuk pada orang yang sebelumnya memperlakukannya dengan kasar.

“Saat ini malah banyak yang menyampaikan dakwah dengan menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan orang Islam sendiri yang tidak sepaham dengan mereka,” ujar Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy dalam Halaqoh Alim Ulama di Magetan Jawa Timur, Jumat (25/1/2019) malam.

Gus Rommy meminta kepada para ulama, khususnya kiai kampung yang berada di garda terdepan mendakwahkan Islam di tengah masyarakat, untuk meneladani cara nabi berdakwah. Para kyai kampung, lanjut Gus Rommy, agar mewaspadai paham Islam transnasional yang mempersoalkan NKRI dan Pancasila. Pasalnya, para ulama Indonesia sejak kemerdekaan sudah sepakat untuk menjadikan negara ini dalam bingkai NKRI dan berdasarkan Pancasila.

“NU dalam muktamarnya tahun 1938, yaitu sebelum Indonesa ini merdeka, bahkan telah menyatakan ini adalah Daarul Islam atau negara Islam. Karena penduduk negeri ini mayoritas Islam,” sambung cicit pendiri NU ini.

Ia juga meminta para kiai di kampung untuk bersatu melawan hoaks dan ujaran kebencian yang saat ini banyak beredar di media sosial.

“Hoax dan ujaran kebencian itu merupakan ancaman bagi kerukunan kita sebagai bangsa,” tandasnya. (Sk)