Ketum PPP Puji Penampilan Santri di Malam Kebudayaan Pesantren

125
M Romahurmuziy
Dok. Sahabat Romahurmuziy

PPP.OR.ID – Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy atau yang akrab disapa Gus Rommy memuji kreativitas para santri yang dinilainya tak lekang oleh zaman. Hal itu ia ungkapkan saat menonton aksi santri yang membawakan lagu ‘Syubbanul Wathon’ dengan genre rock.

“Kreativitas santri tidak pernah lekang oleh zaman. Lagu ‘Syubbanul Wathon’ dibawakan dalam musik rock, ini menunjukkan apa yang dikarang KH Wahab Hasbullan pada 1930-an kini relevansinya kembali digugah dengan pendekatan Candra Malik,” kata Gus Rommy, Kamis (11/10/2018).

Gus Rommy hadir dalam Malam Kebudayaan Pesantren yang digelar di Panggung Krapyak, Yogyakarta, Rabu (10/10) malam. Ia menyaksikan pentas stand up comedy, musik, hingga puisi bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Ia pun mengaku tertarik pada penampilan para santri.

“Saya tertarik dengan penampilan para santri yang sangat luar biasa dan milenial. Ternyata kreasi milenial religius itu memiliki kreativitas yang sama, bahkan dalam beberapa aspek lebih dahsyat dibanding milenial nonreligius,” jelas Gus Rommy.

Ia mencontohkan kemampuan santri yang mengubah selawat dengan nada lagu ‘Despacito’. Menurutnya, selawatan tersebut memiliki sentuhan etnis dan tak meninggalkan tradisi selawatan.

“Pertama, tradisi selawatan itu dipertahankan. Kedua, konten etnis sebagai Indonesia tetap dimunculkan. Dan di satu sisi electro funk music-nya juga terasa,” imbuh dia.

Menurutnya, apa yang dilakukan Candra Malik mirip dengan strategi dakwah Wali Sanga. Hanya, para wali menggunakan media wayang kulit, sementara Candra Malik menggunakan musik modern dalam mempopulerkan tradisi Islam.

“Saya mengatakan apa yang tadi banyak ditampilkan, rap santri dan lain sebagainya, itu persis saat para wali masuk ke Indonesia, yang menggunakan wayang sebagai medium penyebaran agama Islam. Tidak menegasikan wayang sebagai alhuf muhakkamah, wayangnya disyahadatkan. ‘Despacito’ syair aslinya itu tidak senonoh. Namun, karena menjadi tone yang digemari anak muda, maka ‘Despacito’-nya yang diselawatkan,” pungkasnya. (Sk)