Ketum PPP Sambangi Pesantren ‘Kampung Madinah’

116
PPP
Dok. PPP

PPP.OR.ID, Jawa Timur – Keberhasilan dakwah Islam salah satunya dikuatkan dengan keberadaan Pondok Pesantren, yang bahkan mampu menarik perhatian umat Islam dari berbagai negara hingga dijuluki sebagai Kampung Madinah. Pondok Pesantren Al Fatah, di Desa Temboro Magetan ini contohnya.

Ketua Umum PPP, M Romahumuziy pun mengapresiasisi keberhasilan Pesantren yang saat ini memiliki sekitar 20 ribu santri dari berbagai negara. Santri di pesantren ini tidak hanya berasal dari negara-negara Asia Tenggara, namun juga Kamboja, Papua Nugini, Bangladesh, Suriname, Somalia, bahkan Australia.

Untuk diketahui, banyaknya santri yang belajar di Pesantren Al Fatah juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Banyak penduduk yang membuka usaha makanan hingga pakaian untuk para santri, seperti jubah ala Timur Tengah banyak dijual di sekitar pesantren mengingat santri putra, sehari-hari menggunakan pakaian tersebut. Sementara santri putri menggunakan cadar.

“Pesantren memiliki kekhasannya sendiri, termasuk Al-Fatah yang terbukti mampu menarik perhatian umat islam dari berbagai negara untuk belajar agama di Indonesia,” ujar Gus Rommy di sela-sela kunjungannya ke Magetan dan Ponorogo Jawa Timur, Jumat (25/1/2019).

PPP sebagai partai yang berasaskan Islam, lanjutnya, selalu berusaha untuk bersilaturahmi dan menjalin hubungan dekat dengan semua lembaga pendidikan Islam khususnya pesantren.

“Termasuk dengan pesantren Al Fatah ini yang memiliki santri dari puluhan negara ini,” sambung Gus Rommy.

Kedatangannya kali ini juga sebagai upaya PPP untuk menyerap aspirasi dan masukan dari pesantren dalam rangka menyempurnakan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang saat ini sedang dibahas di DPR. Apalagi RUU ini sejak awal diinsiasi oleh PPP.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Rommy juga menyerahkan buku biografi pendiri Nahdlatul Ulama, KH Tolchah Mansyur dan KH Wahab Hasbullah yang tak lain adalah ayah dan buyut dari Ketua Umum PPP tersebut kepada pimpinan Pesantren Al Fatah. (rel/sk)