Ketum PPP Sebut Skor Debat Pertama 3-1 Untuk Kemenangan Jokowi

160
PPP
Foto: Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy mengklaim capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dengan skor 3-1 atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam debat yang digelar Kamis (17/1/2019) malam.

Dia memandang keunggulan tersebut dilihat dari paparan pasangan calon kubu yang mereka usung dalam hal gender, korupsi, serta penegakan hukum. Dalam pemaparan gender, pria yang akrab disapa Gus Rommy itu memandang Jokowi telah memaparkan adanya keunggulan dengan komposisi menteri di kabinetnya yang cukup banyak diisi perempuan.

Sementara terkait korupsi, Jokowi dianggap tidak memiliki rekam jejak yang bersinggungan dengan hal tersebut. Malah sebaliknya, Prabowo yang merupakan ketua partai Gerindra dipertanyakan keseriusannya dalam hal korupsi dengan jumlah caleg mantan napi korupsi yang ada di partai tersebut.

“Skornya 3-1, Jokowi melakukan hattrick. Soal gender, lalu soal korupsi, dengan Partai Gerindra terbanyak caleg mantan napi korupsi. Lihat tadi sampai menari-nari Pak Prabowo seperti salah tingkah. Lalu soal kepastian hukum,” ujarnya saat ditemui di kawasan lokasi debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019) malam.

Sementara satu poin yang menurutnya dapat diambil oleh Prabowo ialah terkait pertanyaan adanya perbedaan sikap antara para pejabat dalam hal impor pangan.

“Ketika ditanya tentang konflik kepentingan antara menteri-menteri yang ada dalam kabinet Pak Jokowi ketika melakukan importasi pangan, memang tadi Pak Jokowi menjawab sudah disampaikan bahwa perbedaan diantara para menteri itu hal biasa tetapi pada saat jawaban lain belum tuntas disampaikan waktu sudah habis,” ungkapnya.

Ke depan, dirinya menyarankan agar Jokowi bisa lebih menggunakan diksi seperti telah, sedang, dan akan. Pasalnya, sebagai inkumben hal tersebut dapat dijadikan narasi yang dimunculkan untuk menekankan kinerja serta hal yang akan dilakukan kedepan.

Selain itu, hal yang nantinya akan dijadikan bahan evaluasi adalah terkait time management saat debat. Sementara saat ditanya terkait penampilan pasangan cawapres Jokowi yakni Ma’ruf Amin, dirinya mengapresiasi penampilan perdana Ma’ruf, khususnya dalam perjalanan politik beliau.

“Yang pasti time management. Lalu karena kita lihat mungkin ini debat pertama apa namanya bagi kiai Ma’ruf ini hal pertama kali di dalam proses perjalan politik beliau itu akan menjadi sangat konsen kita,” pungkasnya. (Sk)