Ketum PPP: Yang Tidak Datang Reuni 212 Itulah Pendukung Jokowi

52
M Romahurmuziy
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy.

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menilai Reuni Akbar Mujahid 212 pada Minggu lalu (2/12) sebagai bentuk dukungan politik kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Hal itu ditunjukkan dengan adanya polarisasi dua kubu capres pada perhelatan Pilpres 2019.

“Kalau ada yang nanya, jadi yang datang di Reuni 212 itu pendukung Prabowo, yang dukung Jokowi siapa? Nah, yang tidak datang itulah pendukung Jokowi,” jelas agaud Rommy, sapaan akrabnya, di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (4/12).

Menurutnya, momentum Reuni 212 merupakan ajang yang justru dipenuhi dengan unsur-unsur politik. Terlebih, yang menghadiri reuni didominasi elite politik pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Hanya elite politik koalisi partai yang mengusung capres Pak Prabowo saja, berikut Pak Prabowo saja yang diundang,” kata Gus Rommy.

“Meskipun niat peserta reuni hanya untuk silaturahim namun elite parpol pendukung Prabowo mendominasi hadir. Itu artinya Reuni 212 untuk kepentingan politik sekelompok orang saja,” paparnya. (Sk)