Khasanah Arsitektur Islam di Indonesia

24

PPP.OR.ID – Indonesia merupakan negara dengan mayoritas berpenduduk muslim dengan jumlah terbanyak di dunia. Islam sendiri telah melewati fase panjang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Pergulatan Islam dengan budaya dan tradisi lokal dapat terlihat dalam berbagai lini kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dalam perkembangan seni dan arsitektur Islam.

Jauh sebelum Islam masuk, di Indonesia sebenarnya telah memiliki seni arsitektur tersendiri yang dipengaruhi agama Hindu dan Budha. Ketika Islam masuk secara otomatis juga mempertemukan budaya berbagai budaya. Sebab ajaran Islam dibawa oleh para pedagang Arab, Cina, India dan Persia.

Islam berkembang dengan massif dan diterima dengan baik oleh masyarakat Nusantara. Karena Islam merupakan agama yang adaptif yang mampu menyesuaikan dengan keadaan masyarakat. Dari situ lahir berbagai bentuk karya seni dan budaya yang beragam. Kita bisa melihat bagaimana konstruksi bangunan masjid di Indonesia memiliki bentuk yang unik dan beragam. Ada yang mengadopsi bentuk candi Hindu Budha,  ornamen Timur Tengah  dan  India bahkan belakangan juga Eropa. Itu terjadi karena di Indonesia menjadi titik pertemuan lintas budaya.

Bentuk arsitektur Islam di Indonesia masing-masing daerah cenderung berbeda, ini disebabkan karena akulturasi serta masa pendirian bangunan. Pada masa awal iIslam masuk, di pulau Jawa secara umum arsitektur bangunan Islam yang ada menyerupai bentuk candi dan pura. Itu terlihat dari bentuk atap yang bertingkat-tingkat dengan disangga beberapa tiang. Bentuk masjid semacam ini tidak lazim ditemuai di Timur Tengah sebagai tempat dimana awal Islam diturunkan.

Lebih jauh mengenai arsitektur Islam di Indonesia juga ditemukan pada bangunan makam. Makam Sendang Duwur di daerah Tuban menjadi salah satu contoh bagaimana bentuk arsitektur Islam di Indonesia. Bangunan makam terbuat dari dari batu biasa disebut jirat atau kijing, nisannya juga terbuat dari batu. Di atas makam biasanya didirikan rumah tersendiri, sementara didepan makam biasanya dibangun gapura.

Berbeda dengan zaman dahulu, khasanah arsitektur Islam di Indonesia dewasa ini berkembang sangat pesat. Itu dapat kita lihat bangunan masjid dimana-mana semakin megah dengan perpaduan berabagai bentuk dan ornament. Gaya banguan masjid juga tidak terbatas seperti candid an pura melainkan juga sudah ada kubah dan menara. Hal ini karena zaman global telah memangkas jarak, ruang dan waktu. Kita masih bisa berharap bahwa arsitektur Islam di Indonesia akan terus berkembang. (ZA)