Khofifah Optimis Semua Anggota Muslimat NU Dukung Dirinya

    45

    PPP.OR.ID – Calon Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara peringatan Gari Lahir (Harlah) Muslimat ke 72 di ICBC Surabaya, Rabu (18/4/2018).

    Dalam acara tersebut, Cagub Khofifah yang juga Ketua Umum Muslimat dielu-elukan untuk menjadi Gubernur Jawa Timur oleh para anggotanya. Mereka berharap Khofifah bisa mendapat kesempatan memimpin Jatim.

    Selain itu, dalam sambutannya, Khofifah yakin bahwa seluruh anggotanya satu suara mendukung dirinya di Pilgub Jatim. Mantan Menteri Sosial tersebut juga merasa optimistis bahwa anggotanya memiliki satu pilihan sama.

    “Kalau kita melihat, saya percaya bahwa suasana seperti ini bisa satu suara. Tidak sekadar yakin, kita Insyaallah satu pilihan satu hati, nomor satu,” ujarnya beliau, Rabu (18/4/2018).

    Diketahui dalam ajar tersebut, turut pula dihadiri oleh Syekh Afifuddin Al Jailani yang merupakan cicit dari Syekh Abdul Qodir Jailani. Bersama para anggota Muslimat, beliau mendoakan Khofifah menjadi Gubernur Jatim.

    “Semoga hajatnya diterima, bisa memimpin Jatim dan membangunnya,” sebut beliau.

    Senada dengan itu, Ketua PW Muslimat NU Jatim Masruroh Wachid mengatakan, ulang tahun ke 72 ini memiliki arti penting bagi Muslimat NU Jatim. Yangmana, di usia yang begitu matang ini harus dsertai dengan memberikan peran menyebarkan kebaikan untuk masyarakat Jatim.

    “Ini juga mengingatkan agar tidak lupa pada 27 mendatang seluruh Muslimat memilih pemimpin yang adil dan amanah. Insyaallah semua ada pada diri bu khofifah,” ujar beliau.

    Terlebih, menurut beliau, sosok Ketum Muslimat NU Jatim adalah pemimpin yang peduli pada orang miskin yang membutuhkan. Hal tersebut bisa dilihat ketika Khofifah menjabat sebagai menteri sosial. Hampir seluruh waktunya dihabiskan berkeliling menyambangi orang yang membutuhkan.

    “Seolah ibu Khofifah mengingatkan akan apa yang disukai nabi yang mengatakan orang miskin adalah jubahnya dan anak yatim adalah selendangnya. Begitu tauladan yang sangat baik,” pungkas beliau. (Ch)