Kunjungi Mbah Moen, Sekjen PPP: UAS Ingin Sampaikan Pesan Kepada Ustaz yang ‘Diulamakan’

89
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta -Sekjen PPP Arsul Sani menyebut silaturahmi Ustaz Abdul Somad ke para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU), dari Habib Luthfi bin Yahya, KH Maimun Zubair, hingga Gus Sholah  bisa ditafsirkan macam-macam, dari segi agama hingga politik.

“Silaturahminya UAS kepada kiai-kiai sepuh NU memang bisa dimaknai atau ditafsiri dari banyak sisi. Dari sisi agama dan kultural sampai dengan sisi politis,” kata Arsul.

Arsul lantas memerinci analisis segi agama dan kultural dari kunjungan UAS ke Habib Luthfi bin Yahya hingga Mbah Moen. Menurutnya, UAS ingin memberi pesan kepada para ustaz muda tentang tradisi menghadap ulama senior.

Untuk diketahui, Ustaz Abdul Somad berbaiat tarekat kepada Habib Luthfi dan belajar ilmu tawaduk ke Mbah Moen dalam kunjungannya ke Jawa Tengah.

“Dari sisi agama, UAS ingin menyampaikan pesan kepada beberapa ustaz muda yang ‘diulamakan’ oleh segmen tertentu bahwa menghidupkan tradisi datang kepada ulama senior seperti zaman dulu itu perlu dilakukan kembali,” ulas Arsul.

“Dari sisi kultural, UAS ingin menyampaikan bahwa dia tidak meninggalkan NU dan tradisi-tradisinya. Kan sempet UAS ditolak di daerah-daerah tertentu yang merupakan kantong NU. Nah, dengan silaturahmi ini, singkatnya UAS juga hendak menyampaikan dirinya juga bagian dari keluarga besar Nahdliyin,” tutur Arsul.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu lanjut menganalisis sisi politik dari sowannya UAS ke Habib Luthfi hingga Mbah Moen. Menurut Arsul, UAS juga ingin mengirim pesan kepada para pendukung Prabowo tentang asosiasi politiknya.

“Dari sisi politis, sebenarnya UAS juga hendak mengirim pesan bahwa sosoknya yang diasosiasikan sebagai pendukung Prabowo itu tidak benar sebagaimana meme yang diedar-edarkan di mana gambarnya ada dalam barisan mereka yang dukung paslon 02. Kami meyakini bahwa UAS melihat realitas bahwa mayoritas umat Islam dan ulamanya sesungguhnya lebih memilih kepada Jokowi,” sebut Arsul. (*)