Menag: Hari Santri Nasional Bukan Sekadar Seremoni

137
Lukman Hakim Saifuddin
Dok. PPP

PPP.OR.ID , Bandung – Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya pada Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018, pukul 19.30 WIB mengatakan, isu perdamaian diangkat guna merespon kondisi bangsa yang sedang ditimpa berbagai persoalan hoaks, ujaran kebencian, propaganda kekerasan, dan terorisme.

Menag menegaskan, pada acara Hari Santri Nasional 2018 yang bertema “Bersama Santri Damailah Negeri” ini, bukan sekadar seremoni. Tetapi sebagai penegasan, bahwa bernegara itu sama pentingnya dengan beragama.

“Di malam Santriversary ini saya mengajak seluruh santri agar jangan pernah lelah mencintai indonesia,” kata senior PPP ini.

Peringatan Hari Santri Nasional pertama kali dilakukan tahun 2015 lalu, setelah presiden Joko Widodo menandatangani Kepres No 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober. (Sk)