Mendapat Intimidasi, Ridwan Tjan Minta Pemerintah Turun Tangan

89
DPW PPP Maluku Utara
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Maluku Utara – Ketua DPW PPP Maluku Utara, Ridwan Tjan meminta pemerintah agar menjamin suasana bisa kondusif saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Maluku Utara pada Rabu (17/10/2018) nanti. Hal ini karena PPP mendengar adanya sejumlah intimidasi yang didapatkan pendukung pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1 Ahmad Hidayat Mus (AHM) – Rivai Umar.

Permintaan Ridwan tersebut beralasan, karena menurutnya, bila tak ada penanganan khusus dari pemerintah, dikhawatir akan membuat masyarakat takut datang ke TPS pada Rabu mendatang.

“Suasana di Maluku Utara ini cukup tegang menjelang PSU. Bahkan ada sejumlah intimidasi terhadap pendukung pasangan AHM-Rivai kepada kami,” ucap Ridwan dalam keterangannya, Senin (15/10/2018).

Intimidasi ini juga diakui oleh Mantan Sekretaris Relawan Satu Hati Dino Umahuk yang dulunya mendukung pasangan petahana Abdul Gani Kasuba – Al Yasin Ali.

“Setelah kami melakukan konferensi pers terkait pengalihan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, ada basecamp kami yang sempat digeledah aparat,” kata Dino.

Menurut Dino, saat itu aparat berdalih mencari daftar nama yang disebut akan menjadi sasaran politik uang. Beruntung kasus ini kemudian diselesaikan dengan kekeluargaan.

Namun kemudian dia mengaku kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah bertemu dengan Wakapolres Kepulanan Sula, bahkan dia yakin masyarakat akan semakin mantap untuk memilih pasangan AHM – Rivai pada PSU nanti.

“Masyarakat Kepulanan Sula tidak akan mudah ditakui dengan intimidasi, karena bukan kali ini saja PSU mereka alami. Pada Pilkada sebelumnya, PSU juga terjadi di sini,” terang Dino. (Sk)