Menghayati Musik Sebagai Ungkapan Cinta Kepada Illahi

36
PPP
Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI

http://PPP.OR.ID – Menurut Imam Ghazali, sebagaimana yang dikatakan Meneteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, musik sangat ampuh menyibak hati manusia dalam mencapai kekhusyukan. Musik mampu menggelorakan rasa cinta yang mendalam kepada Ilahi, sehingga mengantarkan kepada derajat kesempurnaan atau musyahadah. Menurut Menag, hal inilah terjadi karena musik cepat mengenal unsur rohani dari seseorang dengan tiga proses sekaligus, yaitu: menyentuh, meresap serta merasuk ke relung hati dan ruang jiwa.

Imam Ghazali berpandangan bahwa orang yang hatinya tidak tergerak oleh keindahan musik sufistik adalah orang tak waras dan jauh dari rohani. Senada dengan penyataan tersebut, Menag mengungkapkan, disinilah musik difungsikan sebagai jalan ‘menemukan’ Tuhan. Musik digunakan untuk merasakan pengalaman spiritual luar biasa yang sulit dilukiskan, namun amat berkesan dan memperkuat kebenaran yang diyakini.

Pengalaman itulah yang kemudian dibagi oleh penempuhnya melalui konser, atau mendengar musik bersama agar orang lain dapat merasakan hal yang sama.

“Dalam mempelajari kebenaran Tuhan sesuai ayat-Nya, barangkali tidak cukup ditempuh melalui teks belaka. Karenanya musik menjadi sarana untuk menemukan kebenaran yang sejati,” kata Menag.

“Kemampuan musik menembus jiwa, ibarat pipa yang dapat menyalurkan energi positif bahkan hidayah Tuhan yang terkandung dalam teks-teks ayat suci. Ini lebih efektif ketimbang deretan teks yang dibaca dan didengar secara datar tanpa rasa, sehingga menimbulkan impresi yang hambar,” lanjut Menag.

Dijelaskan Menag saat membuka secara resmi Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus ke XIII di komplek Asrama Haji Jakarta Timur, Selasa (27/11) lalu, jalan pemikiran seperti inilah yang diyakini para seniman musik ketika mengartikulasikan teks agama ke dalam musik. Ikatan batin pemusik dengan agamanya kemudian mempengaruhi cara yang ditempuhnya ketika merefleksikan pesan-pesan agama kepada audiens musik. Pada proses inilah agama lantas menyajikan inspirasi dan sumber ide yang bisa dielaborasi sedemikian rupa. (red/Sk)