OKI dan Prancis Berkomitmen Jaga Warisan Budaya Islam

14

PPP.OR.ID, JEDDAH- Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bekerja sama dengan Prancis mengadakan pertemuan gabungan yang pertamakali untuk pelestarian warisan budaya di negara-negara anggota OKI.

Sebagaimana yang diwartakan Arab News pertemuan ini digelar selama dua hari yang dihadiri oleh para ahli dari OKI, institusi budaya Saudi dan PBB, serta perwakilan masing-masing negara anggota OKI.

Pertemuan ini membahas pentingya melindungi dan menjaga warisan budaya  di dunia Islam. OKI sangat ingin berperan untuk melestarikan budaya Islam dengan cara mengembankan program budaya dan pendidikan. Hal itu disamapaikan Hesham Youssef, asisten sekretaris jenderal saat membuka acara.

Langkah taktis pertama yang dilaksanakan dalam pertemuan ini adalah memastikan bahwa negara-negara anggota OKI meninjau peraturan dan peraturan yang terkait dengan konservasi, restorasi dan restitusi warisan budaya. Itu semua dimaksudkan supaya ada kesesuaian dengan instrumen hukum internasional.

Program pendidikan, pelatihan dan pameran serta penelitian budaya akan dilakukan. Tujuan utamanya untuk perlindungan warisan budaya sebagai faktor keamanan dan perdamaian utama di dunia Islam.

Konsul jenderal Prancis, Patrick Nicoloso bersama utusan khusus untuk OKI, menyampaikan meski Prancis bukan anggota OKI ia memiliki hubungan secara historis yang kuat.

“Sangat penting untuk melestarikan kenangan rakyat sebagai bagian dari budaya mereka. Selalu ingat masa lalu Anda, budaya Anda dan tetap hidup. ” ungkap Patrick.

Melestarikan warisan budaya baginya merupakan hal yang sangat penting khusunya bagi negara-negara anggota OKI dan dunia secara umum. (ZA)