Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Rencana Gelar Pertemuan Darurat

56

PPP.OR.ID – Setelah peristiwa penutupan Masjid Al-Aqsha, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bereaksi dan berencana mengadakan pertemuan darurat di Istanbul, Turki.  Pertemuan ini berencana membahas kerusuhan Israel-Palestina di Jerusalem.

Menurut laporan Kantor Berita Arab Saudi (SPA) mengabrakan, para menteri luar negeri akan membahas dukungan terhadap umat Muslim di Jerusalem guna melestarikan identitas mereka dan tempat suci Islam Masjid Al-Aqsha. Pembatasan akses terhadap Masjid Al-Aqsha baru-baru ini oleh Israel atas masuknya orang Muslim ke masjid tersebut.

Masjid Al-Aqsha adalah bagian integral wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel sejak 1967, tambah laporan tersebut.

Pertemuan yang nati digelar juga dimaksudkan  “untuk mengirim pesan” kepada masyarakat internasional oleh Dunia Islam, untuk menuntut Israel menghormati semua resolusi PBB, Konvensi Jenewa dan semua resolusi mengenai masalah Palestina dan Masjid Al-Aqsha, kata Xinhua.

OKI sebenarnya sudah mengadakan pertemuan darurat wakil tetap negara anggotanya pada Senin lalu guna membahas kerusuhan terkini Israel-Palestina. Pada 20 Juli, OKI juga mengadakan konferensi internasional di Baku, Azerbaijan, bersama Komite PBB mengenai Pelaksanaan Hak Rakyat Palestina yang Tak Bisa Dibantah, guna membahas situasi di Jerusalem.

Bentrokan rusuh meletus antara orang Palestina dan pasukan keamanan Israel sejal 14 Juli, setelah Israel memberlakukan langkah keamanan dengan pemasangan alat pendeteksi logam dan kamera di pintu masuk kompleks Masjid Al-Aqsha, tempat suci ketiga Islam dan tempat suci buat umat Yahudi, setelah peristiwa penembakan maut.

Tindakan itu, dipandang sebagai upaya Israel untuk menguasai seluruh tempat suci itu, yang dikelola oleh lembaga agama Jordania. Atas tekanan internasional, Israel telah memindahkan semua langkah keamanan di pintu masuk kompleks tersebut, tapi terus melarang orang Palestina Muslim yang berusia di bawah 50 tahun untuk shalat di Masjid Al-Aqsha. (Antara/ ZA)