PPP Desak Pencairan Dana TPG Madrasah

184

PPP.OR.ID – JAKARTA – Pemerintah diminta untuk segera membayarkan dana inpassing guru madrasah yang terhutang, pada tahun ini. Sebab sejak 2012 sampai sekarang, pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) untuk guru honorer madrasah, masih banyak yang tertunggak.

“Keterlambatan pencairan TPG inpassing ini terjadi akibat terbatasnya anggaran yang diberikan kepada Kementerian Agama,” kata anggota Badan
Anggaran DPR RI Arwani Thomafi, Selasa (25/7).

Sebelumnya hal itu juga disampaikannya dalam audiensi dengan para guru madrasah Kabupaten Bojonegoro di Ruang Fraksi Partai Persatuan
Pembangunan DPR, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (24/7). Dia menuturkan, dalam beberapa kali rapat kerja dengan Menteri Keuangan dan rapat
dengar pendapat antara Banggar DPR bersama seluruh jajaran pemerintah, fraksinya telah mengusulkan agar keterlambatan itu segera dibayarkan.

“Pembayaran inpassing guru madrasah yang tertunggak, penting untuk segera direalisasikan. Hal itu mengingat sampai sekarang masih banyak guru
madrasah yang gajinya jauh di bawah layak,” ujarnya.

Sebab, kata dia, pencairan dana tersebut tentu sangat mereka nantikan. Sementara anggota Komisi VIII DPR dari FPPP Ahmad Mustaqim menambahkan, selama ini fraksinya terus berupaya memperjuangkan pembayaran inpassing guru madrasah yang tertunggak.

“Kami mendesak pemerintah agar dana itu dibayarkan pada tahun ini,” ungkapnya. Adapun pengasuh Ponpes Adnan al Charish Dander Bojonegoro KH. Ustad Mangku Alam yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengapresiasi perjuangan FPPP di DPR.

“Kami juga meminta agar agar hal itu terus dikawal. Pemerintah juga tidak perlu capai membuat program full day school atau program yang aneh-
aneh. Ini nasib guru yang sudah nyata didepan mata kita, lebih mendesak dan perlu diperhatikan,” tandasnya. (suaramerdeka.com /TN)