PPP Diserbu Hoaks, Begini Tanggapan Gus Rommy

146
Romahurmuziy, Ketua Umum PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Jelang gelaran Pemilu 2019, berita bohong banyak bertebaran di media sosial (medsos) yang salah satunya menyerang Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau akrab dipanggil Gus Rommy mengatakan, salah satu kader PPP yang diserang hoaks adalah Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

“Serangan udara berbentuk hoaks kami nilai sebagai bentuk serangan politik, selain menyasar pengurus PPP yang disasar juga Menag, Pak Lukman Saifuddin yang juga Ketua Majelis Pakar PPP,” ujar Gus Rommy di Bandung, dilansir Antara, Senin (22/10).

Dirinya menduga, jika serangan melalui media sosial yang ditujukan kepada PPP dilakukan oleh oknum lawan politik. “Karena itu, kita ingin menyampaikan jawaban itu agar caleg bisa memiliki pemahaman yang sempurna,” imbuhnya.

Gus Rommy mengamati, selama ini Menag selalu menjadi incaran serangan di dunia maya. Ia terus dikaitkan dengan LGBT dan rencana pemerintah mengubah Kemenag menjadi Kementerian Zakat dan Wakaf.

“Hal ini saya kira ilusi dari kelompok yang sudah putus asa untuk mendegradasi pemerintahan ini, sekaligus mendegradasi PPP sebagai partai yang secara konsisten mengawal jalannya pemerintahan sekaligus berada di garda terdepan dalam meluruskan hoaks dan fitnah yang diedarkan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya enggan melaporkan oknum atau pihak-pihak yang telah menyebarluaskan berita bohong terhadap kader PPP itu.

“Jika kami melaporkan semua hoaks dan fitnah dan penyebarannya nanti kantor polisi bisa penuh. Karena hari ini lembaga pemasyarakatan sudah penuh oleh pengguna narkoba,” sambung ketum yang terkenal dengan gayanya yang milenial ini.

Menurut Gus Rommy, cara efektif adalah dengan menangkis dan mengimbau kepada seluruh insan yang menjadi kontestan politik pada Pileg dan Pilpres 2019 untuk berkampanye secara positif. Dia meminta kader partai di daerah, agar gencar menangkis serangan udara yang diarahkan pada partai tersebut.

Gus Rommy mengecam pihak yang melakukan kampanye negatif pada masa kampanye yang sedang berlangsung. PPP sendiri, dikatakan Gus Rommy, telah melakukan 100% kampanye positif. “Kita mengecam pihak-pihak apalagi pimpinan partai politik yang mendorong dilakukannya kampanye negatif,” tegas Gus Rommy.

Menurutnya, dalam setiap agama apapun diajarkan untuk tidak menyebarluaskan hal yang bersifat negatif. Apalagi menjelekkan lawan dengan bumbu hoaks dan fitnah.

Gus Rommy menyebut, pesta demokrasi lima tahunan ini semestinya menjadi ajang yang menyenangkan dan menggembirakan. Pemilu bukan ajang yang mengintimidasi dan saling menjatuhkan.

“Mari kita sama-sama didik masyarakat untuk melihat pemilu itu sebagai ajang perlombaan yang beradab, mari kita sama-sama budayakan kampanye positif,” tuturnya.

Gus Rommy juga akan menginstruksikan seluruh anggota PPP untuk tidak melakukan kampanye negatif, bukan mencari-cari kesalahan dari pasangan lain. Seluruh caleg PPP baiknya mengampanyekan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo secara positif. (Sk)