PPP Dorong Pemerintah RI Fasilitasi Pelajar yang Tertahan di Yaman

87
Arwani Thomafi
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID – Wakil Ketua Umum DPP PPP, Arwani Thomafi mendorong pemerintah RI melalui otoritas RI di Oman, agar dapat memfasilitasi WNI yang ingin masuk ke Yaman untuk kepentingan belajar. Hanya saja KBRI wajib mengingatkan kemungkinan adanya risiko ketika masuk negara yang sedang berkonflik.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PPP MPR itu menanggapi Informasi 200 mahasiswa/santri Indonesia yang tertahan di Oman saat hendak ke Yaman.

“Secara faktual, Yaman merupakan kota penting sebagai tempat menimba ilmu masyarakat Indonesia. Yaman merupakan salah satu negara yang menjadi jaringan ulama Indonesia, banyak tokoh dan ulama Indonesia yang belajar di Yaman,” tegas Arwani, Selasa (9/10/2018).

Selain itu, dia meminta pemerintah RI terlibat aktif secara diplomatik kepada dua negara yang terlibat konflik yakni Yaman dan Saudi, untuk meredakan ketegangan konflik di antara kedua negara itu.

“Pemerintah Indonesia dapat merajut komunikasi secara aktif dengan kedua negara yang terlibat konflik untuk tetap menjaga perdamaian dan mendorong persaudaraan keislaman (ukhuwah islamiyah),” ujarnya.

Menurut Arwani, kehadiran mahasiswa dan santri dari Indonesia yang menimba ilmu di Yaman agar dapat menjadi pemantik perdamaian di negara Yaman.

“Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi ajang promosi perdamaian di negara Yaman, bahwa Yaman telah aman untuk dikunjungi oleh warga negara asing,” pungkasnya. (red, Sk)