PPP: Jika Ada PPP Lain di Luar, Itu Ilegal

29
PPP Romahurmuziy
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID – Menanggapi keluarnya PPP kelompok yang menamakan diri PPP Khittah Nasional dari garis partai dengan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, PPP meminta semua kader tak terpengaruh manuver liar.

“Kami meminta seluruh kader PPP tetap solid dalam satu barisan dan tidak terpengaruh oleh manuver liar,” ujar Ketua Departemen Pemuda DPP PPP, Aji Tanjung, Selasa (9/10/2018).

Aji menegaskan DPP PPP yang sah adalah hasil muktamar Pondok Gede dengan Ketua Umum M Romahurmuziy dan Sekjen Arsul Sani. “Jika ada PPP lain di luar, itu adalah ilegal,” katanya.

Dalam AD/ART maupun dokumen kenegaraan, Aji menegaskan tidak ada namanya PPP Khittah karena memang ilegal. Selain itu, sejumlah pengurus PPP Khittah yang mendukung Prabowo disebut Aji sebagai orang-orang gagal.

“Mereka yang berkumpul di sana seperti, Syukri Fadholi maupun Tamam Achda merupakan caleg gagal yang tak bisa mendapatkan kursi parlemen di era suara terbanyak. Bisa dicerna sendiri orang yang tak terpilih ke Senayan, apa bisa dipercaya laku di masyarakat?” katanya.

Karena rekam jejak Syukri dan Tamam itulah Aji meminta kader PPP solid. PPP tegas mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Selain itu, Syukri Fadholi dan Tamam Achda sejak awal merupakan pendukung Djan Faridz, yang saat ini nyata-nyata sudah kocar-kacir,” katanya. (Sk)