PPP Kota Depok Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan

    118

    PPP.OR.ID – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pemabngunan (PPP) Kota Depok, Hj. Qonita Luthfiy mengungkapkan, pihaknya memiliki program berbagi di Bulan Ramadhan tahun ini. Beliau pun turut ambil bagian dalam perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Agus Kesda di Kampung Kandang RT03/02 Kelurahan Duren Seribu, Bojongsari.

    Selain itu, Qonita Luthfiya berserta Lurah Duren Seribu, Ade Achyadi, Danramil 05 Sawangan, Kapten Erwin Syahputra dan perwakilan polsek saat melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah tersebut.

    Agus bersama keluarganya mengaku bersyukur dan menghaturkan terima kasih kepada seluruh donatur dan instansi pemerintah yang turut memberikan bantuan agar rumahnya layak untuk dihuni keluarganya.

    “Alhamdulilah saya merasa bersyukur, akhirnya rumah saya direhab dengan bantuan swadaya masyarakat dan dari para donatur. Terima kasih kepada pak Lurah, ibu Qonita, Danramil Sawangan dan seluruh warga yang membantu” ujar Agus.

    Senada dengan itu, Qonita Lutfiyah yang juga Anggota DPRD Kota Depok Dapil Cipayung-Sawangan-Bojongsari mengatakan, awalnya beliau diajak Lurah Duren Seribu, Ade Achyadi untuk berpartisipasi dan ikut membantu perbaikan rumah tersebut.

    “Kebetulan kami dari PPP juga memiliki Program Ramadhan Berbagi, ini adalah salah satu awalan yang baik di hari pertama bulan Ramadhan,” ungkap beliau.

    Menurut putri dari Kyai Syukron Mamun ini, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita kepada sesama saudara, terutama mereka yang membutuhkan. Beliau mengharapkan, agar bedah rumah ini bisa berjalan dengan baik dan selesai sesuai rencana. Sehingga memberi manfaat buat Agus beserta keluarganya.

    “Semoga hal ini bermanfaat bagi Agus dan keluarga. Di Ramadhan ini pun Program Ramadhan Berbagi akan dilaksanakan. Pokoknya di Ramadhan ini, kami akan berlomba-lomba dalam kebaikan, yang nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Sesuai dengan tagline PPP, yakni Kerja Nyata,” pungkas beliau. (Ch)