PPP Nilai Debat Capres Kedua Panggungnya Jokowi

86
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID, Jakarta — Politisi PPP, Achmad Baidowi menilai penampilan Joko Widodo (Jokowi) dalam debat capres kedua, Minggu (17/2) malam sebagai panggungnya Joko Widodo (Jokowi. Baidowi meyakini penampilan Jokowi yang konkrit bisa menarik perhatian mereka yang belum menentukan pilihan sekaligus menekan angka golput.

“Saya yakin kalangan yang tadinya masih apatis, karena menyaksikan debat tadi malam, kemudian memilih Pak Jokowi karena beliau tampil prima dengan paparan data konkret, bukan hoaks,” kata Achmad Baidowi dalam diskusi Empat Pilar MPR dengan tema “Potensi Golput di Pemilu 2019” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2019).

Wakil Sekjen PPP itu mengatakan, tugas Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin harus bisa meyakinkan pada “swing voters”. Dia melanjutkan, dalam literatur kepemiluan terdapat empat penyebab golput. Pertama, karena tidak masuk dalam DPT, kedua, karena kesibukan dan lain hal sehingga saat pemilu tidak sedang berada di tempat. Ketiga, karena tidak cocok dengan program pasangan calon. Keempat, karena menganggap pemilu tidak linear dengan kesejahteraan.

“Penyebab ketiga dan keempat akan berkurang dengan beralih dukungan ke Jokowi karena performanya sangat bagus saat debat kedua,” ujar Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma’ruf Amin ini.

Lebih jauh Wakil Sekjen PPP ini memperkirakan angka golput dalam Pemilu 2019 tidak besar karena pemilu dilakukan serentak.

“Kami yakin ada penurunan angka golput. Dengan pemilu serentak ini maka semua elemen ikut bergerak,” ujar Baidowi.

Untuk mengurangi angka golput, dia juga menekankan pentingnya sosialisasi tentang Pemilu 2019 kepada masyarakat. Baidowi mengakui masih ada masyarakat terutama di daerah yang sulit terjangkau belum mengetahui pemilu dilakukan secara serentak. Peran media massa juga penting untuk menginformasikan berita pemilu serentak yang baru pertamakali diadakan di Indonesia.

“Selain peran penyelenggara pemilu dan peserta pemilu, peran media sangat besar untuk menekan golput melalui sosialisasi,” tukas anggota Bakal Caleg DPR ini. (*)