PPP Perhatikan Nasib Guru Honorer dan Pemerataan Pendidikan

64

PPP.OR.ID – Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) menyoroti setidaknya tiga permasalahan yang masih menjadi permasalahan dunia pendidikan pada Hari Guru yang jatuh pada 25 November kemarin. Permasalahan pertama adalah mengenai kesejahteraan guru honorer yang masih belum terselesaikan.

Ketua Fraksi PPP di DPR, Reni Marlinawati menuturkan, saat ini masih ada guru honorer yang hanya mendapatkan gaji sekitar Rp 150 ribu per bulannya. Hal ini sungguh meperihatinkan, padahal, jumlah guru honorer mencapai hampir satu juta orang.

“Perlu ada langkah extraordinary untuk mengurai persoalan guru honorer.  DPR dan Pemerintah harus duduk bersama untuk mencari keluar atas persoalan ini,” kata Ketua Fraksi PPP di DPR, Minggu (26/ 11/2017).

Beliau juga meminta agar pemerintah dapat memastikan pemerataan penyebaran tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Hal itu dinilai penting untuk menghindari terjadinya ketimpangan kualitas guru antara daerah satu dan yang lain. Pemerataan tenaga pendidik juga berimbas pada kualitas anak didik.

“Pemerataan tenaga pendidik ini penting untuk memastikan anak didik memiliki kualitas yang bagus dan sama di seluruh tanah air,” terang beliau.

Pada saat yang sama, beliau menilai kualitas guru juga masih harus ditingkatkan dan mengikuti perkembangan zaman. Beliau menegaskan bahwa tantangan tenaga pendidik saat ini menghadapi generasi millennial yang sarat dengan inovasi. (ZA)