PPP Purbalingga Efektifkan Medsos untuk Dongkrak Suara

    122

    PPP.OR.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Purbalingga mengaku akan mengefektifkan media sosial (medsos) untuk meraup dukungan masyarakat pada tahun politik ini, yakni di Pilkada 2018, serta Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Hal itu dia sampaikan Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aji Setiawan setelah membandingkan Pilpres pada 2004 lalu.

    “Ketika Pemilu 2004, kampanye tidak secanggih saat ini karena masih pasang spanduk, pamflet, dan iklan. Namun, saat ini penggunaan media sosial sangat masif,” kata Aji Setiawan, Minggu (4/3), kemarin.

    Aji menilai, pola kampanye politik saat ini tidak terfokus pada penggunaan pamflet dan iklan lagi, tetapi memaksimalkan medsos untuk menggaet pemilih, terutama pemilih muda dan pemula, serta mentransformasikan ide dan gagasan calon pemimpin.

    Menurut Aji, transformasi paradigma politik lainnya khususnya dalam pilkada, tidak boleh calon pemimpin memiliki hubungan daerah secara vertikal dengan petahana sebelumnya, hal itu untuk menghindari terbentuknya dinasti politik di suatu daerah.

    “Pemilu diharapkan menghasilkan pemimpin yang bagus sehingga diatur tidak boleh ada hubungan darah vertikal dengan pemimpin sebelumnya. Ini untuk menghindari munculnya dinasti politik,” imbuhnya.

    Aji mengingatkan generasi muda (generasi milenial), khususnya pemilih pemula, agar jangan asal pilih, dan jangan memilih calon pemimpin karena sang calon tampan dan memiliki uang banyak. Hal yang paling harus diperhatikan ialah keberpihakannya terhadap kepentingan masyarakat.

    “Prinsip demokrasi adalah satu orang, satu suara, satu nilai sehingga tidak ada perbedaan kelas. Karena itu, hati-hati dalam menggunakan hak pilih karena kita bukan mencari calon penguasa yang hanya memakmurkan kepentingan kelompoknya tanpa melihat kepentingan masyarakat,” tandas Wakil Sekretaris DPC PPP Purbalingga, Aji Setiawan. (Ay)