PPP: Sandiwara Ratna Sarumpaet Sadarkan Masyarakat Bahwa Hoax Mengakibatkan Perpecahan

139
Foto dokumen istimewa.

Pengakuan anggota tim kampanye Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet yang telah berbohong terkait penganiayaan terhadap dirinya menyadarkan publik bahwa hoax telah menjadi pemicu perpecahan.

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyayangkan, di tengah penanganan bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, publik digegerkan dengan sandiwara politik Ratna,.

“Kita baru saja disuguhi dagelan politik murahan ala Ratna Sarumpaet. Di tengah kita berupaya membangun sistem politik yang beradab, justru dinodai oleh perilaku tidak terpuji,” kata Achmad Baidowi pada merdeka.com, Rabu, (3/10/2018).

Menurut dia, kebohongan itu juga semakin diperparah dengan para petinggi partai koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka menggelar konferensi pers mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet tanpa mengecek terlebih dahulu.

“Parahnya lagi, situasi ini ditangkap dan dipercaya begitu saja oleh kawan-kawan sebelah (termasuk elitnya) tanpa konfirmasi secara mendalam dan tanpa cek and ricek,” ungkapnya.

“Kasihan masyarakat dibuat suasana oleh sandiwara politik. Sedari awal memang isu penganiayaan ini memang mencurigakan,” sambungnya.

Anggota Komisi II DPR ini menilai isu semacam ini tidak layak untuk digulirkan. Sebab, saat ini Indonesia tengah dirundung musibah bencana.