PPP Setuju Pelajaran PMP Dihidupkan Kembali, Asal Sesuai Perkembangan Zaman

78
Awiek
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Fraksi PPP DPR RI telah menyetujui rencana Kemendikbud untuk menghidupkan kembali pelajaran pendidikan moral Pancasila (PMP).

“Rencana Kemendikbud menghidupkan kembali mata pelajaran PMP di bangku sekolah pada prinsipnya semangat dan substansinya kita dukung,” kata Wakil Sekretaris F-PPP Achmad Baidowi, Selasa (27/11/2018).

Kendati demikian, Baidowi meminta harus dilakukan modifikasi terhadap mata pelajaran tersebut. Metode pembelajaran juga harus disesuaikan.

“(Tapi) penerapan PMP di mata pelajaran harus ada modifikasi sehingga sesuai dengan perkembangan zaman. Jika PMP masih diajarkan seperti era Orba (Orde Baru), yang ada hanyalah terjadi doktrinasi ‘buta’ yang seolah-olah menutup diri,” tuturnya.

Baidowi tak mau metode pembelajaran PMP nantinya masih sama dengan pada era Orde Baru, yang hanya berupa doktrin. Padahal Pancasila harus dimaknai tanpa mengubah jati diri.

“Pancasila itu pemaknaannya harus selalu hidup tanpa mengubah jati diri asalnya. Harus diakui bahwa penerapan Pancasila secara doktriner Orba menimbulkan trauma bagi yang pernah mengalaminya,” kata Baidowi.

Anggota Komisi II itu pun berharap, ke depan, pemaknaan Pancasila dibuat lebih menarik. Pemaknaan Pancasila dibuat menjadi ramah generasi milenial.

“Karena itu, pemaknaan Pancasila harus dibikin lebih menarik bagi generasi milenial yang akrab dengan medsos. Penanaman ideologi pancasila dikemas secara sederhana tapi bisa mengena kepada peserta didik,” ujarnya.

Senada dengan Baidowi, anggota Komisi X Fraksi PPP, Reni Marlinawati juga mendukung usulan Kemendikbud untuk menghidupkan kembali PMP.

“Saya setuju PMP dihidupkan kembali,” tandasnya.  (Sk)