PPP Tanggapi Wacana Penarikan Setnov dari DPR

38

PPP.OR.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi penarikan Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI lebih dikembalikan pada nurani para pengurus partai Golkar. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy.

“Sebagai parpol yang tidak duduk di kursi pimpinan, kami kembalikan pada nurani rekan-rekan Partai Golkar ,” kata Romahurmuziy usai menghadiri Milad ke-105 Muhammadiyah di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Yogyakarta, Jumat malam, (17/11/2017).

Menurut Romahurmuziy, jika mengacu Undang Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), memang ada ketentuan yang memperbolehkan anggota DPR meski telah berstatus tersangka tetap menjabat sebagai anggota DPR, tidak terkecuali ketua DPR. Pada saat yang sama, ketika yang bersangkutan telah menjadi terdakwa, UU MD3 juga memberikan ketentuan untuk bisa diberhentikan sementara sebagai anggota DPR.

Lanjut Ketum PPP menjelaskan dari sisi norma. “Dari sisi etika, Partai Golkar sebagai organisasi induk yang mengirim Pak Setya Novanto menjadi ketua DPR memiliki hak prerogatif menentukan apakah Pak Setya dipertahankan atau tidak.” paparnya.

Romahurmuziy sebagai rekan sesama anggota dewan dan pimpinan partai berharap, agar Setnov mampu menghadapi proses hukum dengan tabah. Di sisi lain beliau juga mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah melakukan upaya profesional dalam seluruh proses penegakan hukum.

Diketahui KPK menetapkan kembali Setya Novanto sejak akhir Oktober 2017. Ini penetapan tersangka kedua untuk Setnov setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menganulir penetapan tersangka Setnov pada kasus yang sama. (Oky)