PPP Terus Perjuangkan Pasal Pidana Perzinaan

14

PPP.OR.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus perjuangkan perluasan Pasal pidana perzinaan dan cabul. Hukum pidana yang mengatur bukan hanya mengatur soal pidana bagi LGBT, tetapi juga mengatur siapa saja yang melakukan perzinaan diluar nikah, baik antara laki-laki dengan perempuan dewasa, maupun antar sesama jenis.

Hal tersebut disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani, ketika menyampaikan sambutan dalam peringatan Harlah Ke-45 PPP yang digelar di Gedung Convention HA Djunaid Buaran Kota Pekalongan, baru-baru ini.

“PPP terus komitmen memperjuangkan perluasan pasal perzinaan dan cabul oleh LGBT, dan akan terus dipertahankan. Selama ini, ada sejumlah pihak yang beberapa kali mencoba menemui PPP untuk meminta agar adanya pasal pidana terhadap LGBT bisa dibatalkan. Tetapi, permintaan dimaksud ditolak secara tegas oleh PPP. Dan sebaliknya PPP terus akan berjuang dan mengawal agar pasal itu benar-benar bisa diterapkan di Indonesia,” tegas Arsul Sani, disambut tepuk meriah ribuan kader PPP se-Dapil X Jateng yang hadir.

Sementara itu Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy menyatakan, akan terus mengawal hingga perluasan pasal perzinaan dan LGBT bisa benar-benar terwujud. Menurutnya, pasal perzinaan termasuk perbuatan cabul oleh LGBT sudah disepakati. Untuk berapa hukumannya, Ketum Romahurmuziy megungkapkan masih dibicarakan oleh Panja.

“Tetapi yang pasti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia, yakni pidana kurungan. Mungkin yang bervariasi hanya masa waktu hukumannya saja. Itu sudah pasti,” tegas Ketum PPP.

Lebih lanjut, Romahurmuziy menjelaskan, di samping pidana kurungan, juga ada peluang hukuman sosial. (Oky)