PPP Utamakan Kader dan Ajak Kaum Muda

    173

    PPP.OR.ID – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bontang, Abbas Patiroi mengungkapkan, kebijakan 60 persen kader internal dalam pencalegan merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sementara itu, PPP sendiri sudah membuka pendaftaran caleg sejak proses verifikasi parpol dimulai 2017 lalu.

    Dalam hal ini, internal partai masih menjadi pilihan utama proses pendaftaran Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang dilakukan partai politik (parpol) di Bontang.

    Selebihnya, kuota caleg diberikan kepada pihak-pihak eksternal partai. Sebagaimana yang tercantum dalam aturan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengharuskan 60 persen Caleg berasal dari internal partai.

    “Kami diminta memperhatikan, dari 100 persen pencalegan, 60 persen harus dari internal partai yang didorong oleh DPC dan PAC (Pengurus Anak Cabang). Sementara 40 persennya, kami informasikan dari eksternal,” jelas Abbas.

    PPP juga membuka lebar-lebar kesempatan bagi para tokoh masyarakat termasuk para pemuda yang hendak maju berpolitik. Baik menjadi anggota partai maupun menjadi Caleg.

    Abbas menyebut, sebenarnya banyak tokoh maupun pemuda yang ingin berkecimpung di dunia politik namun belum mengetahui bagaimana caranya. Hal inilah yang menjadi perhatian PPP.

    “Ada tokoh-tokoh masyarakat yang bersimpati terjun ke politik, tapi tidak tahu caranya. Anak-anak muda juga begitu, ada yang suka berorganisasi tapi tidak tahu caranya berurusan dengan politik,” terang Abbas.

    Sehingga salah satu strategi dari PPP ke depan adalah mengajak anak-anak muda yang suka berorganisasi, dan memiliki elektabilitas tinggi untuk bergabung dengan partai.

    Abbas mengakui, pihaknya mengincar para pemuda sekaligus untuk menghilangkan anggapan yang menyebut PPP sebagai partai orang tua. PPP juga ingin menghilangkan anggapan sebagai partai dari suku tertentu.

    “Dulu kan di Kaltim ini PPP dianggap sebagai partainya orang tua dan juga partainya suku tertentu. Anggapan ini yang mau kita ubah yaitu dengan membuka lebar-lebar kesempatan bagi yang ingin bergabung dengan partai,” beber Abbas.

    Meski demikian, tetap saja ada proses seleksi yang dilakukan partai terhadap bakal Caleg yang mendaftar. Dalam hal ini PPP mengutamakan mereka yang memiliki pengalaman dalam berorganisasi. Karena itu dari jauh hari Abbas bersama para pengurus lainnya telah mempersiapkan pencalegan.

    “Tujuannya agar partai bisa intensif dalam memberikan pemahaman dan pendidikan-pendidikan politik. Selain itu kami juga melihat elektabilitasnya masing-masing, sehingga harapannya target lima kursi yang dipasang PPP nantinya dapat terealisasikan, dari yang kini memiliki dua kursi di DPRD Bontang,” pungkas Abbas. (Ch)