Respon Tudingan Sekjen Gerindra, PPP Sebut Itu Dramatis dan Tidak Mendasar

126
Arwani Thomafi
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi merespon Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang mengatakan Pilpres 2019 adalah pertarungan terberat bagi Prabowo Subianto. Menurutnya, tudingan Muzani atas banyaknya kepala daerah yang dimobilisir mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin, sangat tidak berdasar.

“Klaim Gerindra bahwa Pilpres 2019 Prabowo dikepung merupakan pernyataan dramatis dan tidak mendasar. Secara formal, pencalonan Prabowo-Sandi telah memenuhi persyaratan pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen. Artinya, klaim dikeroyok tidak logis dan pernyataan halusinasi,” kata Arwani, Kamis (11/10).

Arwani menilai dukungan kepala daerah pada Jokowi-Ma’ruf adalah hal yang lumrah. Sebab kepala daerah tersebut berasal dari partai pendukung Jokowi-Ma’ruf di 2019.

“Di sisi lain, calon kepala daerah di kubu Prabowo-Sandi dalam pilkada lalu banyak yang tidak menang. Jika ada, jika ada ya Kada (Kepala daerah) usungan Gerindra yang tidak mendukung Prabowo, jangan disalahkan Jokowinya,” ungkapnya.

Menurutnya, klaim tersebut justru terkesan memiliki motif dan mencari simpati dari publik. Serta sengaja ditampilkan untuk menutup sederet isu terhangat.

“Masalah hoaks Ratna Sarumpaet jelas menjadi masalah serius di koalisi Prabowo-Sandi. Saya kira publik makin cerdas dalam melihat klaim-klaim tersebut,” tandasnya. (Sk)