Sejarah Penemuan Mobil

250

PPP.OR.ID – Pada tahun 1769 seorang ilmuwan berkebangsaan Perancis yaitu Nicolas J. Cugnot menciptakan sebuah kendaraan 3 roda dengan badan yang cukup besar dan digerakkan oleh mesin uap. Pada saat itu Cugnot membuat kendaraan ini untuk keperluan mengangkut meriam dalam medan perang. Hasil ciptaannya ini belum dapat dikatakan sempurna karena masih sangat sederhana, sehingga pernah mengalami beberapa kali kecelakaan.

Dari kendaraan pertama buatan Cugnot tersebut, membuat insinyur lain tertarik dan mengikuti jejaknya. Seperti yang dilakukan oleh William Murdock yang melakukan kerja sama dengan James Watt dari Inggris dalam menciptakan kendaraan sejenis bermesin uap pada tahun 1784. Lalu ada juga beberapa ilmuwan lain yang menciptakan kendaraan sejenis bermesin uap seperti Richard Trevitchik, Sir G. Gurnay yang pada tahun 1830 kendaraan ciptaannya mampu melaju dengan kecepatan 20 km/jam. Hingga menjelang akhir abad 19 kendaraan bermesin uap terus bermunculan, walaupun mesin yang digunakan tersebut sering sekali mengalami masalah karena meledak. Selain itu mesin ini mempunyai suara yang lebih senyap dan tidak menghasilkan asap tebal yang sangat mengganggu seperti

Memasuki pertengahan abda ke 19 perkembangan mobil mulai berkembang pesat, saat itu para ilmuwan mulai merancang konsep kendaraan dengan mesin berbahan bakar lainnya. Di tahun 1860 seorang insinyur Perancis yaitu Joseph E. Lenoir berhasil membuat sebuah mesin dengan bahan bakar campuran antara batu bara dan gas serta udara atmosfer. Mesin tersebut bekerja tanpa kompresi, dimana cara kerjanya yaitu campuran bahan bakar dan udara ini dimasukkan ke dalam sebuah tabung pada saat torak berada di posisi setengah langkah, lalu dinyalakanlah api yang berasal dari sebuah pemantik yang berfungsi sebagai busi pada mobil sekarang, sehingga tekanan dalam tabung tersebut naik dan mendorong torak hingga akhir langkahnya dan mengeluarkan gas hasil pembakaran keluar tabung. Mesin ini berhasil membuat efisiensi sebesar 5 persen dengan tenaga yang dihasilkan sebesar 6 dk.

Selanjutnya pada tahun 1885 Karl Benz bersama Gottieb Daimler berhasil menciptakan sebuah mobil dengan mesin yang menggunakan sistem pembakaran di dalam. Walaupun tidak menggunakan sistem kopling untuk mentransfer tenaga dari mesin ke bagian rodanya sehingga mobil tersebut masih mengalami kesulitan ketika hendak melaju pertama kalinya, namun kendaraan ini telah menjadi model dasar yang lebih sempurna untuk perkembangan mobil berikutnya. Saat itu dengan mesin yang sistem pembakarannya di dalam lebih banyak diminati karena tidak ada percikan api yang keluar yang sering menyebabkan mesin meledak seperti pada mesin uap. Selain itu mesin ini juga memiliki suara yang lebih senyap dan tidak mengeluarkan asap tebal yang mengganggu seperti yang dihasilkan mesin uap.

Setahun setelah itu berbagai penemuan baru pun mulai diterapkan untuk menyempurnakan kinerja mesin yang sudah ada tersebut. Pada tahun 1886 juga Eagen dan Nicolaus A. Otto berhasil mengembangkan sebuah mesin yang sama dengan yang dibuat oleh Joseph E. Lenoir namun dengan efisiensi yang lebih meningkat yaitu sebesar 11 persen. Dan mesin ini dikenal dengan mesin yang mempunyai sistem pembakaran 4 langkah yang kemudian dipatenkan pada tahun 1896.

Perkembangan penting dari mobil selanjutnya yaitu ketika pada tahun 1890 Frank Duryea dan Charles E. yang berasal dari negara Amerika Serikat berhasil menciptakan mobil pertama yang menggunakan mesin bensin. Lalu diikuti oleh penemuan Louis Renault pada tahun 1898 atas batang penggerak sebagai pengganti rantai yang selama itu dipakai untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda. Kemudian pada tahun 1911 perusahaan Cadillac Automobile berhasil menciptakan starter listrik yang digunakan untuk menghidupkan mesin mobil, selain itu juga pengapian listrik dengan kumparan dan aki sebagai pengganti starter manual. Lalu penggunaan ban karet yang berisi udara untuk roda mobil juga mulai diterapkan pertama kali pada tahun 1922 sebagai pengganti ban mati pada mobil-mobil sebelumnya.

Pada tahun 1930 teknologi baru yang mendukung fitur-fitur dalam mobil telah banyak diciptakan seperti penggunaan penggerak roda depan yang diciptakan kembali oleh Andre Citroen yang sebelumnya juga sudah pernah dipakai oleh Alvis dan Cord dalam mobil balap yang digunakan oleh Miller. Pada tahun 60an teknologi mobil terus berkembang seiring dengan perkembangan industri elektronik yang menyebabkan barang-barang elektronik berharga murah. (dari berbagai sumber/TRAN)