Sekjen PPP Ingatkan Ada ‘Wasit’ dalam Pertandingan

58
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Sleman – Deklarasi dukungan 31 kepala daerah di Jawa Tengah untuk pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf tak perlu jadi polemik. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani menyerahkan persoalan itu kepada Bawaslu.

Menurutnya, Bawaslu-lah yang memiliki kewenangan untuk menilai melalui melakukan penyelidikan, mengumpulkan fakta-faktanya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan ini juga mengingatkan, bahwa hal-hal yang sudah menjadi kewenangan Bawaslu tidak perlu digiring di ruang publik, soal itu pelanggaran atau bukan.

Bawaslu adalah lembaga yang berwenang menilai ada tidaknya pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu. Oleh karena itu, Arsul mengatakan sudah seyogianya perdebatan mengenai boleh tidaknya deklarasi dukungan kepala daerah diserahkan ke lembaga yang berwenang.

“Saya kira Bawaslu punya profesionalitasnya sendiri untuk melihat hal itu,” ujar Arsul di Yogyakarta, Rabu (30/1/2019).

Pihak-pihak yang mengecam deklarasi dukungan 31 kepala daerah di Jawa Tengah, tak menjadi masalah bagi Arsul. Sebab menurutnya, semua pihak boleh bersuara di negara demokrasi ini. Namun Arsul mengingatkan agar mereka tak lupa adanya wasit di pemilu.

“Kalau menganggap (deklarasi melanggar) itu, kan boleh saja. Ini negara demokrasi, boleh menganggap tidak netral, boleh menganggap netral. Tapi, kan ada wasitnya, biarkan apa kata wasit dong, gitu,” pungkasnya. (sk)