Sekjen PPP: TKN Jokowi-Ma’ruf Tak Persoalkan Reuni 212 ke Bawaslu

24
200 Juta
Foto : Istimewa

http://PPP.OR.ID , Jakarta – Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani tidak ambil pusing dengan dugaan kampanye terselubung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam acara Reuni Akbar 212.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Kiai Ma’ruf Amin itu memilih menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan penilaian masyarakat.

“Kita serahkan kepada Bawaslu, terserah juga kalau ada elemen masyarakat yang menganggap itu pelanggaran dan membawa ke Bawaslu. Tapi kalau TKN Jokowi-Ma’ruf, kami enggak akan mempersoalkan ke Bawaslu,” kata Arsul, Senin (3/12/2018).

Menurut dia, TKN Jokowi-Ma’ruf sudah memprediksi ada muatan politik dalam aksi Reuni Akbar 212. Hal itu sudah terlihat dari sosok yang berada di belakang acara tersebut merupakan Timses Prabowo.

“Kalau bagi kami, itu sudah jelas bahwa forum reuni itu memang dimaksudkan untuk mendukung pencapresan Pak Prabowo. Apakah itu dimaknai sebagai kampanye, ya silakan, masyarakat yang menilai,” tutur Arsul.

Dia mengatakan, banyak temuan muatan politik dalam acara tersebut. Namun, TKN Jokowi-Ma’ruf enggan mempersoalkan hal itu. Menurut dia, TKN ingin menciptakan kondisi politik jelang Pilpres dan Pileg 2019 berlangsung kondusif.

“Kalau TKN yang mempersoalkan segala macam, itu saya kira enggak kondusif politik kita. Nanti situasi lapor melapor itu akan terus, tapi kita juga enggak bisa menghalangi elemen masyarakat yang berkeberatan,” pangkasnya. (Sk)