Seruan Lena Maryana Kepada WNI di Selandia Baru: Saudara-saudaraku Agar Tetap Tenang dan Waspada

156
PPP
Lena Maryana, Anggota Komisi 1 DPR RI F-PPP menanggapi penembakan umat muslim di New Zaeland. (Foto : Istimewa)

PPP.OR.ID, Jakarta – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lena Maryana menyesalkan peristiwa penembakan di AlNoor Mosque dan Linwood Mosque, Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3), yang dilakukan kepada jamaah shalat Jumat.

Lena Maryana juga menyampaikan ungkapan bela sungkawa atas terenggutnya nyawa 49 korban dan puluhan lainnya yang luka-luka, termasuk Warga Negara Indonesia yang menjadi korban.

Anggota Komisi I DPR RI itu menyerukan kepada warga Negara Indonesia di Selandia Baru agar tetap tenang dan waspada atas situasi di Christchurch.

“Kepada saudara-saudaraku warga Negara Indonesia di New Zealand, agar tetap tenang dan waspada atas situasi di sana, dan agar segera berkoordinasi dengan penegak hukum apabila menjumpai hal-hal yang mencurigakan,” pinta perempuan yang kerap disapa Mpok Lena itu.

Lena Maryana juga mendoakan para korban yang menjadi sasaran pelaku dalam peristiwa traumatik itu.

“Semoga korban wafat menjadi syuhada, dan kepada korban luka agar mendapatkan kesembuhan,” harapnya.

Pasca peristiwa itu, Pemerintah Selandia Baru telah menangkap seorang pelaku dan segera akan mengajukannya ke pengadilan. Selain itu, Pemerintah Selandia Baru juga menutup akses keluar masuk ke kota Christchurch demi menjamin keamanan warga.

“Saya mendukung langkah Pemerintah Selandia Baru yang memberi jaminan keamanan kepada penduduknya, dan mengambil berbagai tindakan yang efektif untuk tidak mentolelir terorisme dan ujaran kebencian,” ujar Lena.

Lena juga mengingatkan bahwa peristiwa ini menyiratkan pentingnya upaya serius semua pihak, dalam menangkal berkembangnya kelompok intoleran dan terorisme di semua negara, tak terkecuali Indonesia. Oleh karena itu, Lena juga meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung langkah Pemerintah Selandia Baru dan tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut. (*)