Setelah Sekian Lama, Khofifah Kembali Nostalgia Kenakan Jas PPP

    61

    PPP.OR.ID – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy, mengajak seluruh kader khusunya wilayah Jawa Timur untuk bersama memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

    M. Romahurmuziy mengungkapkan, dalam Rapat Koordinasi Wilayah Pemilihan Kepala Daerah oleh PPP Jatim di Surabaya pada Jumat (16/3), bahwa kandidat Paslon tersebut sama-sama berasal dari Nahdlatul Ulama (NU).

    “Pilihlah calon yang sama-sama NU. Kita semua tahu, Bu Khofifah NU-nya 24 karat, kalau Mas Emil, beliau Ketua Cabang Istimewa NU saat kuliah di Jepang,” ujar M. Romahurmuziy, Jumat (16/3/2018).

    Dalam kesempatan itu juga, Khofifah bernostalgia dengan mengenakan jas PPP, setelah sekitar 20 tahun ditanggalkan. Khofifah sendiri pernah menjadi kader sekaligus anggota DPR-RI Fraksi PPP sejak 1992 hingga 1999.

    Khofifah menyebut, pemberian jas PPP dilakukan oleh Ketum PPP bersama Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa’ Noer sebagai bentuk keseriusan dukungan kepada Paslon Khofifah-Emil.

    Dengan itu, Khofifah mengakui tidak bisa melupakan sejarah perjuangannya di dunia politik bersama PPP. Beliau menyatakan, telah banyak belajar dari PPP.

    “Saya tahun 1992, belajar kampanye di PPP. Saya juga belajar saat menjadi ketua Fraksi PPP DPR RI. Dan di MPR dengan Fraksi PPP. Saya tidak pernah melupakan proses penghantaran PPP di Legislatif dan di etape berikutnya,” tutur Khofifah.

    Senada dengan itu, Khofifah mengakui, komunikasi dengan PPP mengalami fluktuasi. Ada kalanya sangat intensif dan di lain waktu menurun. Namun, hal itu tidak menurunkan kualitas hubungan dengan PPP.

    “Saya bersama Nyai Mahfudhoh yang juga jajaran pimpinan PPP rela bernapas berseiring dengan saya,” pungkas Khofifah saat membuktikan kualitas hubungannya dengan PPP.

    Oleh sebab itu, Khofifah bersama PPP bertekad membangun kemuliaan bagi warga Jawa Timur. Salah satunya dengan mengentaskan kemiskinan. Hal ini juga selaras dengan cita-cita PPP. (Ch)