Setnov Minta Perlindungan Komisi III, Arsul Sani: Lebih Tepat ke LPSK

13

PPP.OR.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menanggapi pernyataan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi yang menyebutkan upaya hukum yang diajukan kliennya sudah sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku. Terhadap permintaan perlindungan hukum Ketua DPR RI kepada Komisi III DPR,  Arsul Sani menyarankan agar meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Tupoksi perlindungan hukum itu tidak masuk cakupan tupoksi (tugas pokok dan fungsi, red) Komisi III, lebih tepat ke LPSK,” ungkap Sekjen PPP , Senin (20/11/2017).

Sebagai Anggota Komisi III, beliau menjelaskan jika masalah ini akan dilihat dari sisi yang normatif. Prinsipnya beliau menghormati apa yang telah dilakukan KPK.

“Saya kira kami yang di Komisi III akan melihat masalah Pak Setya Novanto dari sisi normatif dan proporsionalitasnya dulu. Apa yang menjadi kewenangan KPK kami hormati dengan tetap mengkaji apakah dalam menggunakan kewenangan tersebut murni dalam wilayah penegakan hukum atau masuk pula unsur-unsur lain selain kepentingan penegakan hukum,” terang Legislator dapil Pekalongan.

Beliau turut mendorong Komisi III untuk terbuka pada aduan dari pengacara Setnov, agar kemudian tidak menimbulkan hal-hal yang memicu kegaduhan.

“Demikian pula kami juga harus terbuka dan bisa disaksikan publik untuk mendengarkan pengaduan dari pengacara Satya Novanto, hal yang benar ya kita benarkan, tapi hal yang keliru ya harus kita sampaikan sebagai masukan kepada pengacara yang bersangkutan,” Pungkasnya. (ZA)