Soal Patung Jokowi, PPP: Biar Menjadi Diskursus Saudara Kita di NTT

17
Arsul Sani
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , NTT – Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani meminta wacana pembangunan patung Jokowi di NTT tidak perlu dikembangkan menjadi isu yang bisa memecah belah bangsa. Hal itu ia sampaikan setelah beberapa politisi koalisi oposisi mengkritik wacana pembangunan patung tersebut.

“Tidak perlu dikembangkan sebagai sebuah isu baru untuk memecah belah masyarakat kita yang majemuk. NTT itu, kan kita kenal sebagai daerah yang mayoritas penduduknya kristiani. Soal usulan pembuatan patung, biar menjadi diskursus saudara-saudara kita di sana berdasarkan kearifan lokal yang hidup di sana,” kata Arsul Sani sebagimana dilansir Kumparan, Minggu (7/10).

Lebih lanjut Arsul menuturkan, dirinya belum mengetahui secara pasti apakah Jokowi sudah mengetahui wacana pembuatan patung untuk dirinya di NTT. Yang jelas, Arsul meyakini bahwa Jokowi tidak mungkin meminta agar dibuatkan patung di sana.

“Kita serahkan saja kepada local wisdom masyarakat di sana,” imbuhnya.

Sebelumnya,Kepala Biro Humas Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti, menyampaikan rencana pembuatan patung Jokowi muncul dari keinginan masyarakat setempat, untuk menghidupkan destinasi wisata ‘Pohon Asam Jokowi’.

“(Itu) keinginan dari kepala desa dan masyarakat setempat, termasuk Pak Bupati. Jadi, untuk memperkuat positioning-nya destinasi digital yang sedang mereka bangun itu. Selain ada pohon asam Pak Jokowi, mereka ingin juga menghadirkan (patung) Pak Jokowi untuk menjadi daya tarik orang ingin datang ke sana,” kata Guntur terpisah. (red, Sk)