Taufik Kurniawan Tersangka, Arsul Sebut Menjadi Pelajaran Bagi DPR

85
PPP
Foto : Istimewa

PPP.OR.ID , Jakarta – Sekjen PPP, Arsul Sani turut angkat bicara mengenai status Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perolehan DAK fisik oleh Kabupaten Kebumen pada APBN-P 2016. Taufik diduga menerima suap Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Muhamad Yahya Fuad.

Arsul, yang juga anggota Komisi III DPR menyebut, banyaknya anggota DPR yang ditangkap KPK harus menjadi pembelajaran bagi DPR. Sebab, selain Taufik, mantan Ketua DPR Setya Novanto lebih dulu menjadi tersangka dan ditahan KPK karena kasus korupsi e-KTP.

“Tentu kami semua yang ada di DPR harus berintropeksi karena di periode ini sudah 2 pimpinan DPR menjadi tersangka,” kata Arsul di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

“Kalau dilihat sejarah KPK itu didirikan, penetapan tersangka Pak Taufik ini adalah penetapan tersangka ke 75 terhadap orang yang sedang menjabat sebagai anggota DPR,” imbuhnya.

Arsul meminta agar semua pihak dapat menghormati proses hukum yang dijalankan KPK. Namun demikian, ia mengingatkan KPK agar tak melupakan kasus-kasus lama yang pernah ditangani untuk segera dituntaskan

“Kita minta juga (KPK) melakukan penuntasan terhadap kasus-kasus lain yang masih dalam tanda kutip entahlah. Dan banyak kasus-kasus lain yang belum terselesaikan, ada kasus yang mestinya harus dituntaskan tapi tidak dituntaskan kemudian pindah ke kasus-kasus lain,” ungkapnya. (Sk)