Ulama dan Muslimat NU Satu Suara Dukung Khofifah

    53

    PPP.OR.ID – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Khofifah Indar Parawansa, dalam perhelatan akbar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak nanti, mendapatkan banyak dukungan dari seluruh kalangan. Termasuk sejumlah ulama dan Anggota Muslimat NU di Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MWC NU Sukolilo, Kasnodi menyebut bahwa sosok Khofifah memiliki peranan penting. Pun juga beliau merupakan kader terbaik NU Jawa Timur yang pantas mempimpin Jawa Timur kedepan. Sehingga, diharapkan provinsi tersebut akan lebih maju dan sejahtera.

    “Bu Khofifah di NU adalah kader terbaik, Srikandinya NU. Jadi sudah enggak ada duanya. Sudah pasti mampu,” terang Kasnodi, yang disampaikan disela-sela acara Harlah Muslimat NU dan peringatan Isra Mi’raj di Gedung NU Sukolilo, Surabaya, Rabu (21/3/2018).

    Menurut beliau, Khofifah juga disebut sebagai katalisasi dari tokoh besar NU, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Seperti diketahui, bahwa kiprah Khofifah dan Gus Dur tidak bisa dipungkiri menjadi faktor kepantasan Khofifah menjadi perwakilan NU di Jawa Timur.

    “Tentu begitu, bu Khofifah kadernya Gus Dur mulai awal sampai sekarang, yang membesarkan Gus Dur sampai sekarang. Enggak ada celah. Beda dengan yang lain, mengingkar dengan Gus Dur. Kalau bu Khoffiah setia dengan Gus Dur,” tukas beliau.

    Menanggapi hal itu, Khofifah mengaku senang dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan pada beliau. Khofifah bersama Emil Dardak berkomitmen akan memajukan Jatim dan mengentaskan kemiskinan.

    Senada dengan itu, Khofifah juga mengajak kepada para jemaah Muslimat NU untuk tetap mengajarkan generasi muda cara sholat yang benar. Hal tersebut dirasa penting, karena perubahan ajaran lingkungan.

    “Ketika sedang memperingati Isra Mi’raj kita sedang mengingatkan turunnya perintah sholat. Sekarang kalau sholat jenazah liat anak-anak dia enggak hafal doanya, dia enggak tau ustadnya, dia tanya google. Karena gurunya sudah enggak mengajarkan itu. Pengurus ranting tetap jaga mengajarkan sholat,” pungkas Khofifah. (Ch)