Umat Islam dan Kemerdekaan Indonesia

60

PPP.OR.ID – Kemerdekaan bangsa Indonesia meruapakan hasil dari pengorbanan keringat dan darah para pendahulu. Bangsa Indonesia berhutang pada jasa para pahlawan yang gugur di medan pertempuran, ruang diplomasi juga dalam berbagai keadaan demi merebut kemerdekaan. Mereka yang gugur telah mengikhlaskan nayawanya demi kita yang hidup hari ini.

Umat Islam bisa dikatakan memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekan, sebagai mana di katakana oleh Dr. Ernest Douwes Dekker (Dr. Setiabudi). “Jika tidak ada agama Islam di Indonesia ini, niscaya akan lenyaplah kebangsaan Indonesia dari kepulauan ini.” Umat Islam tidak hanya berperan dalam merebut kemerdekaan tetapi juga mempertahankannya.

Tahun ini kemerdekan Indonesia telah menginjak usia ke 72 tahun. Kita dituntut untuk mengisinya dengan berbagai hal baik. Soekarno mengatakan bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas. Sebagai sebuah jembatan, kemerdekaan merupakan penghubung menuju cita-cita bangsa. Terciptanya  masyarakat yang adil dan makmur merupakan cita-cita bangsa yang ditorehkan oleh para pendiri bangsa.

Demi terciptanya masyarakat adil dan makmur tentu memerlukan berbagai instrument. Mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi dan juga berbagai Instrumen lain. Khusus dalam dunia pendidikan, ulama melalui pesantren-pesantren juga telah memberi sumbangan besar mendidik para penerus bangsa sampai hari ini. Kontribusi berharga itu yang mengantarkan bangsa ini etap berda dalam satu payung Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penganugrahan hari santri tanggal 22 Oktober merupakan langkah tepat yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Setelah sekian lama perat umat Islam khususnya ulama dan santri seakan hilang dari kamus sejarah, akhirnya terbuka kembali. Hari santri menjadi hadiah istimewa bagi umat Islam di Indonesia. Jasa-jasa para pendahulu ketiak berjuang merebut kemerdekaan diakui.

Hari ini berbagai kegiatan dan lomba silih berganti dilaksanakan. Ada juga yang melaksanakan tirakatan seperti di Yogyakarta, untuk mengenang perjuagan para pahlawan. Kemerdekaan sungguhlah merupakan suatu hal yang patut disyukuri. Perjuangan para pahlawan juga patut direnungakan, tapi apa hanya sebatas itu yang bisa dilakukan.

Baiknya kita belajar dengan para ulama dan santri memaknai kemerdekaan. Mengisinya dengan terus memberi, mendinginkan keadaan dan ketika telah berhasil memberi sumbangan berarti bagai bangsa tidak menuntut balasan. (ZA)