Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

10 Fakta Tentang Gempa yang Perlu Diketahui

07 Agustus 2018 - 15:18:52 | 106

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Dibalik kegempaan dahsyat berpotensi tsunami yang menyebabkan duka bagi saudara kita di Lombok, Nusa Tenggara Barat ada 10 fakta yang perlu Anda tahu. Apa saja itu? Berikut PPP.OR.ID rangkumkan untuk Anda.


1. Penyebab Gempa

Kejadian alami seperti letusan gunung berapi dan dampak meteor dapat menyebabkan gempa bumi, namun sebagian besar gempa bumi terjadi secara alami dipicu oleh pergerakan lempeng bumi.


2. Kronologi Gempa Tektonik

Permukaan bumi terdiri atas 20 lempeng yang terus bergerak. Tekanan dari pergeseran lempeng dapat menghasilan patahan yang terlepas sebagai energi. Merambat melalui bumi dalam bentuk gelombang seismik. Inilah mengapa gempa bumi tektonik sering terjadi.


3. Syarat Gempa yang Berpotensi Tsunami

Gempa bisa berpotensi menjadi tsunami jika pusat gempa berada di dasar laut, dengan skala yang besar dan kedalaman yang rendah (lebih dari 7 SR dan kurang dari 70 km).

Gempa yang terjadi di Lombok kemarin, dinyatakan berpotensi tsunami dengan ketinggian tsunami 10-13 Cm. Tsunami yang diawali gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) telah menyentuh daratan. Ketinggian tsunami disebut di bawah setengah meter.


4. Intensitas Gempa di Dunia

Pusat Informasi Gempa Nasional (NEIC) mencatat rata-rata 20.000 gempa bumi setiap tahun (sekitar 50 hari) di seluruh dunia. Namun, ada jutaan gempa yang diperkirakan terjadi setiap tahun yang terlalu lemah untuk dicatat. Perlu diketahui bahwa gempa berskala 3 tidak akan dapat manusia rasakan, sementara gempa berskala 6 sudah cukup untuk menimbulkan kerusakan.

Di Lombok sendiri, gempa awal tercatat berkekuatan 6,8 SR. Gempa awal terjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB dengan kekuatan 6,8 SR dan tidak menimbulkan potensi tsunami. Namun, beberapa saat kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran informasi bahwa kekuatan gempa tercata 7 SR dengan potensi tsunami. Hingga saat ini, tercatat sudah lebih kurang 124 Kali gempa susulan yang terjadi.

Gempa susulan terus terjadi usai gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga pagi ini, kembali tercatat sudah 14 kali terjadi gempa susulan.


5. 10.000 Gempa di California Selatan

Setiap tahun wilayah California Selatan memiliki sekitar 10.000 gempa bumi, yang sebagian besar tidak diketahui. Namun, jika ada gempa besar, gempa susulan akan terjadi lebih banyak dengan bermacam besaran selama berbulan-bulan.


6. 80% Gempa Terjadi di Tepi Samudra Pasifik

Hampir 80% dari semua gempa bumi terjadi di sepanjang tepi Samudra Pasifik, yang disebut "Cincin Api", sebuah wilayah yang mengelilingi Samudra Pasifik dan merupakan rumah bagi 452 gunung berapi (lebih dari 75% gunung berapi aktif).


7. Gempa yang Paling Mematikan dalam Sejarah

Gempa bumi yang terjadi di Shaanxi, Cina, pada 23 Januari 1556 mungkin hanya sebesar 8,3 SR (tidak lebih besar dari gempa yang sebabkan tsunami di Aceh). Namun, bencana gempa bumi ini diperkirakan telah menewaskan sekitar 830 ribu orang.


8. Gempa dengan Kekuatan Terbesar

Sementara gempa terbesar di dunia yang pernah tercatat adalah sebesar 9,5 skala richter di Chile pada 22 Mei 1960. Ketika gempa Chile terjadi, seismograf mencatat gelombang seismik yang melintas di seluruh dunia. Gelombang seismik ini mengguncang seluruh bumi selama beberapa hari.


9. Gempa Paling Mematikan di Era Milenium

Gempa bawah laut di Samudra Hindia memicu serangkaian tsunami yang menghancurkan pada 26 Desember 2004. Tsunami melanda sebagian besar daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia, membawa gelombang 100 kaki dan membunuh lebih dari 225.000 orang di 11 negara, termasuk Indonesia.


10. Wilayah Paling Rawan Gempa 

Alaska adalah wilayah yang paling rawan gempa dan salah satu wilayah yang paling aktif secara seismik di dunia. Daerah ini mengalami gempa berskala 7.0 setiap tahun. Gempa berkekuatan 8,0 atau lebih besar terjadi kira-kira setiap 14 tahun sekali.

Demikian kesepuluh fakta-fakta seputar gempa. Semoga menjadi renungan bagi kita semua. (Sk)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV