Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Alexis, Hotel Syariah dan Perkembangan Wisata Halal

03 November 2017 - 21:10:09 | 297

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID - Beberapa waktu belakangan ini lini massa dipenuhi dengan bahasan Hotel Alexis. Ini buntut dari tersiarnya kabar bahwa hotel ini digunakan untuk praktek asusila dan tindakan terlarang. Atas desakan masyarakat dan berbagai pihak, akhirnya izin usaha hotel ini tidak dikeluarkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Polemik mengenai hotel ini tidak berhenti sampai sebatas itu itu saja. Pihak menagemen hotel merasa dirugikan dengan penghentian atau tidak dikeluarkannya izin beroperasi.Mereka kemudian mengambil langkah dengan melakukan konfrensi pers untuk membantah tuduhan sebagai hotel esek-esek.

Terlepas dari berbagai isu, kasus ataupun pro kontra mengenai Hotel Alexis, yang menarik adalah mengenai wacana aatu usulan untuk dikembangkan menjadi hotel syariah. Tentu hal itu juga tergantung managemen dari hotel Alexis. Jika opsi tersebut disepakati atau diambil maka izin usahanya bisa saja didapat lagi. Artinya kalau beroperasi lagi nasib pekerjanya akan teselamatkan dari ancaman PHK atau kehilangan matapencaharian. Trobosan soal hotel syariah bukanlah hal yang baru, sejak dikembangkannya wisata halal di Indonesia sudah ada yang namanya hotel sayariah. Jika menilik secara lebih luas perhotelan syariah bahkan sedang diminati dan dikembangakan di Ibu Kota negara kawasan Asia antara lain Bangkok, Kuala Lumpur, Seoul, dan Tokyo.

Hotel Syariah adalah hotel yang menerapkan prinsip-prinsip ajaran agama Islam. Berbagai hal disiapkan secara Islami mulai dari desain hotelnya, posisi kamar dan ruang makan. Setiap rest room atau kamar kecil harus menyediakan air yang cukup untuk bersuci, baik untuk buang air kecil maupun besar bahkan mandi. Selain itu, juga kemudahan untuk beribadah diperhatikan betul misalnya ketersediaan penunjuk arah kiblat, sajadah untuk shalat dan Al-Quran untuk mengaji. Bahasa mudahnya yaitu hotel yang segala sesuatunya terstandarisasi dan tersertifikasi kehalalannya. 

Berkaitan erat dengan wacana hotel syariah adalah pengembangan wisata halal di Indonesia. Saat ini, DKI Jakarta sudah masuk 5 destinasi pengembangan pariwisata halal selain Aceh, Sumatera Barat, Lombok, dan Jawa Barat. Oleh karena itu hingar bingar polemik mengenai Alexis ini bisa dijadikan momentum perbaikan tata kelola pariwisata, khususnya dalam upaya mengembangkan pariwisata halal di Indonesia. Semoga kedepan hotel syariah bukan hanya ramai dalam perbincangan namun segera diaplikasikan dilapangan.

Pangsa pasar pariwisata halal ini tentu sangat bagus dan jelas karena negara kita memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Hubungan negara kita dengan negara-negara muslim juga terjalin dengan baik, artinya sangat mungkin bila kita menarik wisatawan dari negara-negara itu. Tinggal bagaimana mengemasnya dengan fasilitas dan pelayanan yang terbaik. (ZA)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV