Logo PPP

DEWAN PIMPINAN PUSAT
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Al-Qur’an Kuno, Bukti Sejarah Penyebaran Islam di NTT

12 Januari 2018 - 15:56:37 | 222

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

PPP.OR.ID – Al-Qur’an bagi umat Islam adalah petunjuk jalan menjalani kehidupan bersumber dari wahyu Allah. Maka tidak heran posisi Al-qur’an bagi umat Islam sangat penting. Tidak jarang Al-‘Qur’an menjadi penanda, petunjuk dan bukti atas persebaran Islam sebagaimana Al-Qu’an kuno berusia ratusan tahun yang berada di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Al-Qu’an tersimpan di sebuah rumah milik keturunan Iang Gogo, penyebar agama Islam asal Ternate Maluku Utara.

Kitab suci itu terbuat dari kulit kayu masih tampak utuh dan dapat dibaca, hanya beberapa bagian yang mulai koyak termakan usia. Diperkirakan Al-Qur’an itu dibawa ke Alor sekitar tahun 1518 dan selama ini disimpan di dalam kotak kaca demi menghindari sentuhan para pengunjung yang datang melihat salah satu benda sejarah di Alor.

Nurdin Gogo pewaris Al-Qur’an ini yang merupakan keturunan ke-14 dari Iang Gogo terus berusaha menjaganya. Ia melarang masyarakat atau pengunjung menyentuh Al-Qur’an untuk menjaga kitab suci itu agar tetap utuh. Ini dilakukan lantaran tidak ada perawatan khusus yang dilakukan. 

Al-Qur’an yang diwariskan secara turun-temurun ini hanya dapat diwariskan kepada anak laki-laki pertama dari garis keturunan Iang Gogo, ini berada di Alor Besar, sebuah desa pesisir yang berada sekitar 30 km dari Kota Kalabahi. Hanya sedikit yang mengetahui tentang sejarah Al-Qur’an tua ini.

Secara fisik Alquran yang disebut terbuat dari kulit kayu ini masih utuh, berisi 30 juz atau 114 surat yang ditulis menggunakan tinta berwarna hitam dan merah. Kotak kayu tua untuk menyimpan Alquran ini juga masih utuh. Al-Qur’an ini merupakan salah satu benda peninggalan Iang Gogo yang selamat dalam kebakaran pada 1982 lalu.

Sejumlah kalangan menyebut Al-Qur’an ini berasal dari Timur Tengah, dan ditulis pada zaman Nabi Muhamad SAW. Sebagaimana yang dikatakan Dosen Pasca Sarjana UIN Syarid Hidayatullah Jakarta Abdurrahim Yapono, Al-Qur’an kuno yang berada di Alor ini mirip dengan kibat suci umat Islam yang tersimpan di Mesir.

Meskipun sarat dengan nilai sejarah yang kuat keberadaan Al-Qur’an kuno ini belum cukup mampu menarik minat pemerintah untuk memasukkannya ke museum atau tempat lain. Hal ini juga berkaitan dengan pesan leluhur yang memang tidak membolehkan keluar dari rumah pewarisnya. (ZA)





Login Member

Kumpulan Rubrik



Rubrik Hukum
       Konsultasi Hukum
       Pos Pengaduan Publik
Rubrik Agama
       Hikmah
       Kajian Kitab
       Khazanah
       Khotbah
       Tokoh Tokoh Islam
       Konsultasi Agama
       Doa Harian
       Humor
       Kabar Islam
Rubrik Organisasi
       KTA Online
       Konsultasi Organisasi
Rubrik Seni
       Film
       Musik
       Acting
Ruang Usaha
DPLN (LN)
Bela Negara
Teknologi Tepat Guna
Hijabers dan Fashionista
Petiga TV